https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Anak Panti Sambut Hangat Aksi Jumat Berkah New Paragon dan Grand Dragon •   Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang •   Sertijab Kapolsek Kampar Kiri: Kompol Rusyandi Geser ke Polda Riau, Kompol Nurman Masuk •   Lapas Pekanbaru Mendadak Disambangi Tim Satops Patnal, Ini yang Diperiksa
Home › Nasional › Menteri Meutya Hamid Luncurkan Pusat AI di UGM : Penggerak Kedaulatan Digital Indonesia
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Menteri Meutya Hamid Luncurkan Pusat AI di UGM : Penggerak Kedaulatan Digital Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:47 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Menteri Meutya Hamid Luncurkan Pusat AI di UGM : Penggerak Kedaulatan Digital Indonesia

Keterangan Foto: Peluncuran Pusat AI UGM oleh Menteri Komdigi, Meutya Hamid. TD/YS

YOGYAKARTA, Tabloid Diksi - Pemerintah mendorong penguatan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) di dalam negeri melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan mitra teknologi global. Langkah tersebut salah satunya diwujudkan melalui peluncuran NVAITC Joint Center UGM–Indosat Ooredoo Hutchison–NVIDIA di Innovation and Creativity Center (GIK), Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (13/8/2026).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pembangunan kedaulatan AI nasional bukan berarti Indonesia harus menutup diri dari perkembangan teknologi dunia. Sebaliknya, kedaulatan perlu diwujudkan dengan meningkatkan kemampuan nasional dalam bidang talenta, penelitian, komputasi, inovasi, serta pengembangan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

    Baca juga:
  • Resmi Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto Fokus Perkuat Pelayanan dan Penegakan Hukum

  • Mulai 5 Oktober, Insentif SPPG Dihitung Rp2.000 per Porsi MBG

  • Prabowo Resmi Lantik Menteri, Wakil Menteri hingga Pimpinan Ombudsman dan Kapolri Baru

Menurut Meutya, Indonesia tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi AI yang dikembangkan negara lain. Kemampuan untuk melakukan riset, menciptakan inovasi, dan menghasilkan solusi berbasis teknologi sendiri harus terus diperkuat agar perkembangan AI memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Penguatan AI juga dinilai semakin strategis seiring besarnya peluang ekonomi digital. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada 2029 sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029. Untuk mencapai sasaran tersebut, peningkatan produktivitas, efisiensi investasi, inovasi, dan daya saing menjadi faktor penting.

Potensi ekonomi digital Indonesia pun terus menunjukkan pertumbuhan. Data e-Conomy SEA 2025 yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mencatat nilai ekonomi digital Indonesia mencapai sekitar US$99 miliar pada 2025 dan diproyeksikan meningkat hingga US$340 miliar pada 2030. Dalam jangka panjang, pemerintah menargetkan ekonomi digital dapat berkontribusi sekitar 19 persen terhadap PDB pada 2045.

Namun, Meutya mengingatkan besarnya aktivitas digital harus diikuti dengan peningkatan produktivitas dan kapasitas teknologi nasional. Karena itu, transformasi digital diarahkan melalui tiga agenda utama, yakni Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga.

Agenda tersebut mencakup penguatan konektivitas dan infrastruktur digital, peningkatan pemanfaatan teknologi untuk mendorong produktivitas serta inovasi, sekaligus memastikan keamanan sistem, perlindungan data, dan kepercayaan masyarakat.

Dalam kerangka tersebut, NVAITC Joint Center menjadi bagian dari pengembangan Indonesia AI Center of Excellence yang diinisiasi Kemkomdigi. Pusat ini dirancang sebagai ruang kolaborasi bagi akademisi, industri, pemerintah, dan mitra teknologi untuk mempercepat penelitian, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang AI.

Salah satu fasilitas yang dikembangkan adalah GPU Merdeka, yang memberikan akses terhadap kemampuan komputasi berperforma tinggi melalui konsep GPU-as-a-Service. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa dan peneliti menjalankan berbagai kegiatan riset serta pengembangan aplikasi AI.

Selain infrastruktur, pengembangan talenta menjadi perhatian utama. Kemkomdigi bersama UGM mengembangkan Artificial Intelligence Talent Factory (AITF) untuk menyiapkan tenaga AI Practitioner dan AI Specialist. Program tersebut menggunakan pendekatan berbasis kasus nyata dengan melibatkan akademisi dan praktisi industri, termasuk pendampingan dari tenaga ahli internasional.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan peluncuran angkatan kedua AITF. Program ini diharapkan dapat memperluas jumlah talenta AI Indonesia sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang mampu menerapkan teknologi untuk menyelesaikan persoalan di berbagai sektor.

Sejumlah proyek yang dikembangkan menunjukkan arah tersebut. Di antaranya Tech4Disaster untuk mendukung mitigasi bencana, SmartAgri untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan efisiensi pengelolaan irigasi, serta e-Nose TB yang dikembangkan untuk membantu proses skrining tuberkulosis secara non-invasif.

Meutya menilai berbagai inovasi tersebut menunjukkan bahwa talenta Indonesia memiliki peluang untuk tidak hanya menggunakan teknologi AI global, tetapi juga menghasilkan solusi yang berangkat dari kebutuhan nasional dan memiliki potensi untuk diterapkan secara lebih luas.

Di sisi lain, semakin luas penggunaan AI juga harus diimbangi dengan tata kelola dan keamanan yang memadai. Perlindungan data, keamanan infrastruktur digital, serta kepercayaan publik menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem AI yang berkelanjutan.

Meutya menegaskan Indonesia tetap membutuhkan kerja sama dengan perusahaan dan mitra teknologi global. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat penguasaan teknologi, selama kerja sama yang dibangun turut memperkuat kapasitas dan kepentingan nasional.

Karena itu, keberadaan NVAITC Joint Center diharapkan tidak sekadar menjadi pusat fasilitas komputasi. Lebih jauh, pusat tersebut harus mampu melahirkan talenta berkualitas, menghasilkan riset yang dapat diterapkan, menciptakan solusi bagi masyarakat dan industri, serta mendorong lahirnya inovasi dan kekayaan intelektual yang dikembangkan di Indonesia.

“Let us build AI in Indonesia, for Indonesia,” ujar Meutya.

Peluncuran pusat AI berbasis universitas ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem kecerdasan artifisial nasional yang terbuka terhadap kolaborasi global, tetapi tetap memiliki kemampuan dan daya saing teknologi yang kuat di dalam negeri. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Menteri KomdigiPusat AIUGM
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #8

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
  • Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Jumat, 02 Okt 2026 | 10:16 WIB
  • Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Kamis, 01 Okt 2026 | 16:13 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com