https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Api Padam, Kewaspadaan Tak Padam! Riau Catat Zero Karhutla Hari Ini •   Sabu 17,57 Gram dan 3 Pil Happy Five Disita dari Rumah di Kamter, 4 Pria Diamankan •   Polisi Geledah Rumah Warga Koto Damai, 7 Paket Sabu Ditemukan di Atas Lemari •   Polisi Keliling Desa Pakai TOA, Warga Batu Hampar Diingatkan Ancaman Pidana Bakar Lahan
Home › Ekonomi › Rupiah Melemah ke Rp17.877 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Sentimen Global
Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.877 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Sentimen Global

Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:03 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Rupiah Melemah ke Rp17.877 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Sentimen Global

Keterangan Foto: Ilustrasi rupiah dan dolar Amerika Serikat. Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.877 per dolar AS pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026. TD/YS.

JAKARTA, Tabloid Diksi – Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat. Pada perdagangan Rabu (12/8/2026), rupiah ditutup di level Rp17.877 per dolar AS, turun 16 poin atau sekitar 0,09 persen dibandingkan posisi penutupan sehari sebelumnya yang berada di Rp17.861 per dolar AS.

Pelemahan tersebut terjadi ketika pasar keuangan masih mencermati sejumlah sentimen global, terutama perkembangan geopolitik serta arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat.

    Baca juga:
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

Pelaku pasar juga masih menunggu sejumlah indikator ekonomi AS yang dapat memberikan gambaran mengenai arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Federal Reserve).

Selain faktor eksternal, permintaan valuta asing di dalam negeri turut menjadi perhatian pasar. Kondisi tersebut membuat pergerakan rupiah masih berpotensi mengalami tekanan dalam perdagangan berikutnya.

Analis pasar menilai sentimen geopolitik di kawasan Timur Tengah turut menjadi salah satu faktor yang membuat investor lebih berhati-hati. Ketidakpastian global biasanya mendorong pelaku pasar meningkatkan perhatian terhadap aset yang dianggap lebih aman, termasuk dolar AS.

Pelemahan rupiah menjadi perhatian karena perubahan nilai tukar dapat memberikan dampak terhadap berbagai aktivitas ekonomi, terutama sektor yang memiliki ketergantungan terhadap barang impor maupun transaksi dalam mata uang dolar AS.

Meski demikian, pergerakan rupiah tidak hanya ditentukan oleh satu faktor. Data ekonomi Amerika Serikat, kondisi pasar keuangan global, arus modal, serta perkembangan ekonomi domestik akan turut memengaruhi arah nilai tukar ke depan.

Dengan posisi rupiah yang masih berada di level Rp17.800-an per dolar AS, pasar diperkirakan tetap mencermati perkembangan ekonomi global dan kebijakan bank sentral Amerika Serikat dalam menentukan arah perdagangan selanjutnya.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

RupiahDolar ASEkonomi IndonesiaNilai TukarEkonomi GlobalPasar KeuanganBank IndonesiaEkonomi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Harga Kelapa Inhil Terjun Bebas, Petani Kini Hanya Dibayar Rp1.800 per Kilogram

    Kamis, 13 Agu 2026 | 15:01 WIB
  • Daerah

    Kapolda Riau Dorong Pemprov Segera Terbitkan IPR untuk Tambang Rakyat di Kuansing

    Kamis, 13 Agu 2026 | 06:50 WIB
  • Daerah

    Pekanbaru Dapat Tambahan Dana Transfer Rp9,7 Miliar dari Pemerintah Pusat

    Kamis, 13 Agu 2026 | 06:11 WIB
  • Ekonomi

    Harga Minyak Dunia Kembali Naik, Brent Mendekati US$90 per Barel

    Rabu, 12 Agu 2026 | 12:23 WIB
  • Ekonomi

    Ramai Soal Pajak Kontrakan 2027, DJP Tegaskan Bukan Pajak Baru

    Rabu, 12 Agu 2026 | 11:55 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #6

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #7

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB

HUKRIM

  • Sabu 17,57 Gram dan 3 Pil Happy Five Disita dari Rumah di Kamter, 4 Pria Diamankan

    Sabu 17,57 Gram dan 3 Pil Happy Five Disita dari Rumah di Kamter, 4 Pria Diamankan

    Minggu, 27 Sep 2026 | 14:01 WIB
  • Polisi Geledah Rumah Warga Koto Damai, 7 Paket Sabu Ditemukan di Atas Lemari

    Polisi Geledah Rumah Warga Koto Damai, 7 Paket Sabu Ditemukan di Atas Lemari

    Minggu, 27 Sep 2026 | 13:34 WIB
  • Belum Sempat Tawuran, Belasan Remaja di Rumbai Keburu Diciduk Tim RAGA

    Belum Sempat Tawuran, Belasan Remaja di Rumbai Keburu Diciduk Tim RAGA

    Sabtu, 26 Sep 2026 | 16:53 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com