https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pemerintah Siapkan Pendidikan Gratis Mulai dari TK Hingga PTN •   Presiden Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kementerian Agama •   DPR RI Dorong Pendampingan Maksimal bagi PMI Nenah Arsinah •   Komisi XIII Soroti Fasilitas Mirip Apartemen di Lapas Cibinong
Home › Peristiwa › Pengungsi Afghanistan Demo di Pekanbaru, Desak Kepastian Masa Depan
Peristiwa
Pekanbaru

Pengungsi Afghanistan Demo di Pekanbaru, Desak Kepastian Masa Depan

Senin, 10 Agustus 2026 | 16:25 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Pengungsi Afghanistan Demo di Pekanbaru, Desak Kepastian Masa Depan

Keterangan Foto: Pengungsi asal Afghanistan, termasuk komunitas Hazara, menggelar aksi damai di depan kantor UNHCR dan IOM. TD/YS

PEKANBARU, Tabloid Diksi — Sekitar 300 pengungsi asal Afghanistan menggelar aksi damai di depan kantor UNHCR dan IOM yang berada di Kompleks Perkantoran Graha Pena, Jalan HR Soebrantas, Panam, Pekanbaru, Senin (10/8/2026).

Aksi tersebut diikuti pengungsi dari komunitas Hazara, termasuk perempuan dan anak-anak. Mereka menyampaikan sejumlah tuntutan, terutama mengenai kepastian masa depan serta peluang mendapatkan pemukiman kembali atau resettlement ke negara ketiga.

    Baca juga:
  • Perang Melawan Halinar, Lapas Pekanbaru Kerahkan TNI-Polri-BNN Sisir Blok Hunian dan Tes Urine

  • Antisipasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Batu Hampar “Halo-Halo” Keliling Pakai TOA Ingatkan Warga

  • Kapolres Kampar Duduk Bersama Anak SLBN, Nobar Film “Istimewa” Penuh Tawa dan Pesan Kesetaraan

Juru bicara pengunjuk rasa, Qoyum Sultani, mengatakan para pengungsi tidak meminta perlakuan khusus. Mereka hanya ingin memperoleh kesempatan untuk menjalani kehidupan yang aman setelah bertahun-tahun berada dalam ketidakpastian.

"Satu-satunya keinginan kami adalah memiliki kesempatan untuk hidup dalam keselamatan, martabat dan kedamaian setelah bertahun-tahun mengalami kesulitan dan ketidakpastian," kata Qoyum kepada wartawan.

Menurut Qoyum, sebagian pengungsi telah berada di Indonesia selama 12 hingga 13 tahun. Lamanya masa tunggu tersebut membuat banyak pengungsi kehilangan kesempatan untuk menjalani kehidupan normal, termasuk membangun keluarga dan menyiapkan masa depan.

Dampak dari kondisi tersebut juga dirasakan anak-anak pengungsi yang lahir dan tumbuh di Pekanbaru. Qoyum menyebut terdapat anak pengungsi yang sudah lama tinggal di ibu kota Provinsi Riau, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pendidikan.

“Bagaimana nasib anak-anak kami Pak,” tuturnya.

Ia mengatakan persoalan pendidikan menjadi salah satu kekhawatiran karena ada anak-anak pengungsi yang disebut belum mampu membaca dan menulis meski telah lahir di Pekanbaru.

Selain masa depan, komunitas Hazara juga menyampaikan kekhawatiran mengenai keselamatan jika mereka harus kembali ke Afghanistan. Menurut mereka, komunitas Hazara telah mengalami penganiayaan, diskriminasi dan kekerasan yang menyasar kelompok tersebut selama bertahun-tahun.

Kondisi keamanan dinilai masih menjadi persoalan serius setelah Taliban kembali berkuasa di Afghanistan. Karena itu, para pengungsi berharap tidak dipulangkan ke negara asal tanpa adanya jaminan keselamatan dan perlindungan.

Persoalan lain yang disoroti adalah kondisi psikososial para pengungsi akibat lamanya masa penantian. Qoyum menyebut 19 pengungsi telah meninggal dunia akibat bunuh diri. Sementara sejumlah lainnya disebut pernah melakukan percobaan bunuh diri tetapi berhasil diselamatkan.

"Tragedi yang memilukan ini mencerminkan harga yang harus dibayar manusia karena hidup dalam ketidakpastian selama bertahun-tahun," ujarnya.

Minta Resettlement Dibuka Lebih Luas

Dalam aksi tersebut, pengungsi juga meminta perhatian terhadap mereka yang terdaftar setelah Juli 2014. Mereka berharap UNHCR terus mencari peluang pemukiman kembali bagi kelompok pengungsi yang telah menunggu selama bertahun-tahun.

Para pengungsi menilai jalur menuju negara ketiga kini semakin terbatas. Mereka menyinggung Visa Keterampilan Australia yang sebelumnya menjadi salah satu harapan bagi sebagian pengungsi di Indonesia, namun kini disebut tidak lagi tersedia bagi mereka.

Kondisi tersebut dinilai semakin mempersempit pilihan bagi pengungsi yang telah menjalani kehidupan dalam ketidakpastian selama lebih dari satu dekade.

Karena itu, mereka meminta UNHCR meningkatkan komunikasi dengan Amerika Serikat, Kanada, Australia dan Selandia Baru untuk membuka peluang penerimaan dan pemukiman kembali yang lebih besar.

Mereka juga menyoroti sejumlah proses resettlement ke Amerika Serikat yang sebelumnya telah berjalan, namun mengalami penundaan setelah adanya perubahan kebijakan imigrasi AS pada masa pemerintahan Donald Trump.

"Kami tidak meminta perlakuan khusus. Kami hanya meminta kesempatan untuk hidup dengan bermartabat dan penuh harapan," kata Qoyum.

Melalui aksi tersebut, para pengungsi berharap UNHCR dan IOM memberikan perhatian lebih serius terhadap kondisi mereka dan terus mengupayakan solusi pemukiman kembali yang manusiawi serta berkelanjutan.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

PengungsiAfghanistanPengungsiAfghanistanDiPekanbaruPekanbaruRiauDemoPengungsi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Semarak HUT RI ke-81, Lapas Pekanbaru Ramaikan Fun Walk hingga Lomba Tradisional

    Senin, 10 Agu 2026 | 12:43 WIB
  • Politik

    Plt Gubri Anugerahi 10 Tokoh Daerah di HUT Riau Ke-69

    Senin, 10 Agu 2026 | 11:50 WIB
  • Daerah

    HUT ke-69 Riau, Lapas Pekanbaru Tegaskan Komitmen Bersinergi Dukung Pembangunan Daerah

    Senin, 10 Agu 2026 | 10:53 WIB
  • Daerah

    KPK Dalami Dugaan Aliran Gratifikasi di Kuansing, Menhut Berpeluang Dipanggil

    Kamis, 06 Agu 2026 | 17:40 WIB
  • Daerah

    Fiskal Daerah Terbatas, Pemprov Riau Pastikan Layanan Dasar Masyarakat Tetap Jadi Prioritas

    Senin, 10 Agu 2026 | 10:07 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #7

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #8

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #9

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB

HUKRIM

  • Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 | 15:54 WIB
  • Polisi Bekuk Pria 31 Tahun di Tambang, Diduga Bawa Kabur Pelajar SMP dari Siak Hulu

    Polisi Bekuk Pria 31 Tahun di Tambang, Diduga Bawa Kabur Pelajar SMP dari Siak Hulu

    Kamis, 24 Sep 2026 | 09:43 WIB
  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com