Home › Daerah › Rahul Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau: Negara Harus Hadir hingga Pulau Terluar
Rahul Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau: Negara Harus Hadir hingga Pulau Terluar
Keterangan Foto: Muhammad Rahul Anggota Komisi III DPR RI. TD/Azhar
PEKANBARU,Tabloid Diksi – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Rahul, mengapresiasi langkah Polda Riau yang menggelar Ekspedisi Merah Putih Presisi dengan menyasar wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Provinsi Riau.
Rahul menilai ekspedisi yang digelar pada 1-17 Agustus 2026 tersebut bukan sekadar kegiatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dinilai menjadi pesan tegas bahwa kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di pesisir, pulau terluar dan wilayah perbatasan.
- Baca juga:
“Saya mengapresiasi Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dan seluruh jajaran yang memilih turun langsung ke wilayah 3T melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi. Ini pesan yang sangat kuat bahwa negara hadir bukan hanya di pusat kota, tetapi sampai kepada masyarakat yang tinggal di pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan,” kata Rahul, Minggu (9/8/2026).
Menurut Rahul, pilihan Polda Riau menyambangi kawasan pesisir dan pulau-pulau terluar memiliki makna strategis. Kehadiran aparat di wilayah tersebut bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan, kepercayaan, serta rasa memiliki masyarakat terhadap negara.
Ia menilai wajah Polri yang ditampilkan melalui ekspedisi tersebut semakin dekat dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga turun membawa pelayanan, bantuan kemanusiaan, kepedulian lingkungan hingga mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
“Yang menarik, ekspedisi ini tidak berhenti pada seremoni. Ada pelayanan kesehatan, kepedulian terhadap lingkungan, bantuan untuk masyarakat, penguatan ekonomi pesisir, sampai mendengarkan langsung aspirasi warga. Model seperti ini memberikan dampak yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Rahul juga secara khusus mengapresiasi penerapan konsep Green Policing dalam rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi. Salah satunya melalui penanaman mangrove bersama masyarakat di kawasan pesisir.
Menurutnya, pendekatan tersebut sangat relevan dengan kondisi geografis Riau yang memiliki wilayah pesisir luas sekaligus menghadapi tantangan lingkungan. Menjaga wilayah terluar, kata Rahul, tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan keamanan.
“Kedaulatan juga harus diperkuat dengan menghadirkan pelayanan, membangun kesejahteraan, menjaga lingkungan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap Indonesia,” tegasnya.
Rahul menilai kehadiran negara di pulau-pulau terluar dan wilayah perbatasan memiliki arti yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar kegiatan seremonial. Ketika masyarakat mendapatkan pelayanan secara langsung, bertemu aparat, menerima bantuan dan aspirasinya didengar, rasa kebangsaan dinilai akan semakin kuat.
“Di wilayah perbatasan, kehadiran negara mempunyai makna yang sangat besar. Ketika masyarakat melihat Merah Putih berkibar, mendapatkan pelayanan, bertemu langsung dengan aparat dan aspirasinya didengar, di situlah rasa kebangsaan semakin kuat,” katanya.
Ia berharap pola kegiatan seperti Ekspedisi Merah Putih Presisi tidak berhenti pada momentum HUT Kemerdekaan, tetapi dapat dikembangkan secara berkelanjutan. Sebab, menurutnya, pembangunan nasional dan pelayanan publik harus mampu menjangkau masyarakat yang berada jauh dari pusat pemerintahan.
“Indonesia tidak hanya Jakarta atau kota-kota besar. Indonesia juga masyarakat yang hidup di pesisir, pulau terluar dan beranda terdepan negeri ini. Karena itu, saya berharap kegiatan seperti Ekspedisi Merah Putih Presisi dapat terus dikembangkan. Menjaga Indonesia memang harus dimulai dari wilayah terdepan kita,” tegas Rahul.
Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan program Polda Riau dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan ini menyasar sejumlah wilayah terdepan dan pulau-pulau terluar di Riau dengan menggabungkan misi kebangsaan, pelayanan masyarakat, kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi serta pelestarian lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, personel Polda Riau bersama jajaran Polres tidak hanya membawa dan mengibarkan Bendera Merah Putih. Mereka juga menggelar bakti kesehatan, menyalurkan bantuan sosial dan perlengkapan sekolah, memberikan dukungan bagi masyarakat pesisir, menanam mangrove dan pohon, serta berdialog langsung dengan tokoh masyarakat dan warga.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa makna kemerdekaan tidak hanya diukur dari semarak perayaan, tetapi juga dari seberapa jauh pelayanan dan kehadiran negara mampu menjangkau masyarakat di pelosok negeri.
Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau berupaya membawa pesan bahwa Merah Putih bukan hanya berkibar di pusat kota, tetapi juga harus hadir dan dirasakan di wilayah terdepan Indonesia.

Komentar Via Facebook :