https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD •   Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun •   Sat Binmas Polres Kampar Perkuat Bhabinkamtibmas, Green Policing hingga Perlisus Jadi Sorotan •   Prabowo Perintahkan Percepatan Penyelesaian IEU-CEPA
Home › Ekonomi › Harga Emas Berpeluang Tembus Rp3 Juta, Geopolitik dan Safe Haven Jadi Pendorong
Ekonomi

Harga Emas Berpeluang Tembus Rp3 Juta, Geopolitik dan Safe Haven Jadi Pendorong

Senin, 10 Agustus 2026 | 07:20 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Harga Emas Berpeluang Tembus Rp3 Juta, Geopolitik dan Safe Haven Jadi Pendorong

Keterangan Foto: Harga emas dunia diproyeksikan masih berpeluang menguat di tengah ketidakpastian geopolitik global dan meningkatnya minat investor terhadap aser safe haven. TD/YS/economy.okezone.com

JAKARTA, Tabloid Diksi — Harga emas dunia masih berpeluang melanjutkan tren penguatan di tengah ketidakpastian geopolitik global. Kondisi tersebut berpotensi mendorong harga logam mulia di pasar domestik hingga menembus level Rp3 juta per gram.

Pengamat Pasar Uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan harga emas dunia berpotensi mencapai USD5.000 per troy ounce pada kuartal III/2026. Jika proyeksi tersebut terealisasi, harga logam mulia di dalam negeri juga diperkirakan ikut terdorong naik.

    Baca juga:
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

Menurut Ibrahim, salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor adalah perkembangan geopolitik di Timur Tengah, terutama terkait situasi dan pengendalian Selat Hormuz. Ketidakpastian tersebut dapat meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai atau safe haven.

"Kalau kita lihat kalau level USD5.000 per troy ounce tercapai di kuartal ketiga, kemungkinan besar untuk logam mulia pun juga akan di atas Rp3 juta," ujar Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (9/8/2026).

Selain faktor geopolitik, pergerakan harga minyak mentah juga dinilai dapat memengaruhi arah investasi global.

Ibrahim memperkirakan harga minyak mentah dalam sepekan berada di kisaran USD65,70 hingga USD83,30 per barel. Apabila harga minyak kembali turun hingga berada di bawah USD60 per barel, tekanan inflasi di Amerika Serikat berpotensi mengalami penurunan.

Situasi tersebut dapat memengaruhi strategi investor global. Dana yang sebelumnya ditempatkan pada instrumen berbasis dolar AS maupun minyak mentah berpotensi dialihkan ke emas.

"Investor secara global akan mengalihkan dananya dari dolar kemudian dari minyak mentah ke emas sebagai safe haven," katanya.

Untuk pergerakan satu pekan ke depan, Ibrahim memperkirakan harga emas dunia memiliki level support USD4.151 per troy ounce dan resistance USD4.493 per troy ounce.

Sementara pada perdagangan Senin (10/8/2026), emas dunia diperkirakan mempunyai level support di USD4.279 per troy ounce dan resistance pada USD4.405 per troy ounce.

Dengan sejumlah faktor tersebut, Ibrahim melihat peluang emas dunia untuk kembali mengalami penguatan.

"Jadi ada kemungkinan besar harga emas dunia menguat," ujarnya.

Kenaikan harga emas dunia berpotensi memberikan dampak terhadap harga logam mulia di pasar domestik.

Ibrahim mencatat harga logam mulia sebelumnya berada pada level Rp2,69 juta per gram. Dalam periode satu pekan, harga diperkirakan bergerak di rentang Rp2,55 juta hingga Rp2,82 juta per gram.

Menurutnya, terdapat peluang harga logam mulia bergerak mendekati level resistance Rp2,82 juta per gram.

Untuk perdagangan Senin (10/8/2026), harga logam mulia diproyeksikan memiliki support di Rp2,67 juta per gram dan resistance pada Rp2,71 juta per gram.

Meski prospek emas masih positif, kenaikan harga logam mulia di dalam negeri tidak sepenuhnya akan mengikuti penguatan emas dunia.

Salah satu faktor yang dapat membatasi kenaikan tersebut adalah penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketika rupiah menguat, kenaikan harga emas yang dihitung dalam dolar AS dapat mengalami penyesuaian ketika dikonversikan ke dalam mata uang domestik.

"Walaupun rupiah juga menguat, tetapi penguatan mata uang rupiah membuat kenaikan harga logam mulia sedikit terbatas," pungkas Ibrahim.

Dengan demikian, perkembangan geopolitik, harga minyak mentah, pergerakan dolar AS, serta nilai tukar rupiah akan menjadi sejumlah faktor penting yang menentukan arah harga emas dan logam mulia dalam waktu dekat.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Harga EmasLogam MuliaEmas DuniaInvestasi EmasEkonomiSafe HavenIbrahim AssuaibiRupiahDolar ASGeopolitik
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Pemerintah Tunda Lagi Pungutan PPh Pedagang Marketplace hingga November 2026

    Senin, 10 Agu 2026 | 07:40 WIB
  • Ekonomi

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Ekonomi

    Pemerintah Matangkan Stimulus Ekonomi untuk Redam Dampak El Nino

    Rabu, 05 Agu 2026 | 18:31 WIB
  • Parlementaria

    DPR RI Nilai Perdamaian Iran-Israel Berpotensi Dorong Pemulihan Ekonomi Dunia

    Kamis, 25 Jun 2026 | 19:29 WIB
  • Sport

    Ribuan Titik Nobar Piala Dunia 2026, Menpora Apresiasi Antusiasme Publik

    Selasa, 23 Jun 2026 | 20:26 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #6

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #7

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB

HUKRIM

  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
  • 140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:10 WIB
  • Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 | 11:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com