Home › Peristiwa › Ekspedisi Merah Putih Presisi Sambangi Panipahan, Polda Riau Salurkan 810 Bansos dan 10 Mesin Ketinting
Ekspedisi Merah Putih Presisi Sambangi Panipahan, Polda Riau Salurkan 810 Bansos dan 10 Mesin Ketinting
Keterangan Foto: Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau di Panipahan.Foto dokumen Polda Riau.TD/Azhar
ROKAN HILIR,Tabloid Diksi – Semangat kemerdekaan tak hanya dikibarkan lewat Merah Putih. Di pesisir Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Polda Riau membawa langsung bantuan dan pelayanan untuk masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi, Polda Riau menyalurkan 810 paket bantuan sosial, 10 unit mesin ketinting, pelayanan kesehatan gratis untuk 81 warga, serta 81 bendera Merah Putih pada Minggu (9/8/2026).
- Baca juga:
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ekspedisi ini sekaligus menjadi upaya menghadirkan pelayanan kepolisian hingga ke kawasan pesisir.
Kegiatan di Panipahan dihadiri Kombes Pol Dermawan Marpaung bersama tim, Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir.
Sebanyak 81 bendera Merah Putih dibagikan kepada masyarakat. Selain membangun suasana kemerdekaan, pembagian bendera tersebut menjadi simbol untuk memperkuat rasa nasionalisme masyarakat pesisir.
Bantuan sosial menjadi salah satu kegiatan utama. Sebanyak 810 paket bansos disalurkan kepada warga yang membutuhkan.
Tak hanya bantuan kebutuhan masyarakat, Polda Riau juga membawa pelayanan kesehatan. Tim Dokkes Polda Riau memberikan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada 81 warga, termasuk pemberian obat sesuai kondisi kesehatan masing-masing.
Dukungan terhadap perekonomian warga juga menjadi perhatian. Sebanyak 10 unit mesin ketinting diserahkan kepada masyarakat Panipahan yang aktivitas dan penghasilannya banyak bergantung pada sektor perairan.
Bantuan mesin tersebut diharapkan dapat membantu mobilitas warga sekaligus menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Di sisi lain, ekspedisi juga menyentuh persoalan lingkungan. Sebanyak 810 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Panipahan.
Penanaman mangrove dilakukan sebagai langkah menjaga ekosistem pesisir dan membantu mencegah abrasi. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan mangrove sebagai bagian penting dari keberlangsungan lingkungan pesisir.
Kombes Pol Dermawan Marpaung menegaskan Ekspedisi Merah Putih Presisi bukan sekadar kegiatan seremonial menyambut HUT Kemerdekaan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bukan hanya melalui bantuan, tetapi juga pelayanan kesehatan, dukungan terhadap perekonomian masyarakat, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Dermawan.
Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat pesisir membutuhkan kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
Rangkaian kegiatan di Panipahan menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni. Bantuan sosial diberikan untuk meringankan kebutuhan warga, layanan kesehatan membuka akses pengobatan, mesin ketinting menopang aktivitas ekonomi, sementara penanaman mangrove diarahkan untuk menjaga masa depan kawasan pesisir.
Polda Riau pun menegaskan komitmennya untuk terus hadir hingga ke wilayah pesisir dan kawasan yang memiliki keterbatasan akses pelayanan.
Di Panipahan, Merah Putih bukan hanya dikibarkan. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui bantuan, pelayanan, pemberdayaan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan.






Komentar Via Facebook :