Home › Peristiwa › Unras di Polda Riau, LSM Abdi Lestari Minta Bongkar Pelaku Narkoba, Galian C dan CPO Ilegal
Unras di Polda Riau, LSM Abdi Lestari Minta Bongkar Pelaku Narkoba, Galian C dan CPO Ilegal
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam LSM Abdi Lestari (ABRI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, Selasa (28/7/2026). Dengan membawa sejumlah tuntutan terkait penegakan hukum terhadap dugaan berbagai aktivitas ilegal di wilayah Provinsi Riau.
-
Aksi tersebut tidak hanya menyuarakan persoalan dugaan tambang galian C ilegal, tetapi juga menyoroti dugaan illegal logging, peredaran CPO ilegal hingga persoalan peredaran narkoba yang dinilai masih terjadi.
-
Dalam aksi itu, massa meminta aparat penegak hukum tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut pihak-pihak yang diduga menjadi aktor utama atau berada di balik berbagai aktivitas ilegal tersebut.
-
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Antonio Hasibuan mengatakan bahwa kedatangan mereka ke Mapolda Riau bukan merupakan yang pertama. Sebelumnya, pihaknya telah melakukan audiensi dengan kepolisian untuk menyampaikan sejumlah persoalan yang sama.
-
“Ini bukan aksi kami yang pertama. Kemarin kami sudah melakukan audiensi pertama, dan hari ini kami kembali melakukan pertemuan yang kedua,” ujar Antonio seusai aksi kepada media ini.
-
Ia menjelaskan kedatangan mereka untuk kedua kalinya merupakan bentuk konsistensi dalam mengawal aspirasi masyarakat sekaligus meminta adanya tindak lanjut nyata dari aparat penegak hukum.
-
Menurut Antonio masih terdapat sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian serius dari kepolisian, diantaranya dugaan aktivitas tambang galian C ilegal, illegal logging, CPO ilegal serta peredaran narkoba.
-
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ilegal di lapangan, tetapi juga menyangkut kemampuan aparat dalam memutus mata rantai serta mengungkap pihak yang berada di balik aktivitas tersebut.
-
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa setiap dugaan pelanggaran hukum ditangani secara profesional dan tidak berhenti pada pelaku tingkat bawah.
-
*Soroti Penanganan Narkoba*
-
Dari sejumlah isu yang disampaikan, pemberantasan narkoba menjadi salah satu perhatian utama LSM Abdi Lestari (ABRI).
-
Antonio menilai, penanganan kasus narkoba masih perlu ditingkatkan. Ia menyoroti pola penindakan yang dinilai kerap menyasar pelaku lapisan bawah, terutama kurir.
-
“Kami melihat pemberantasan narkoba khususnya dilakukan hanya kepada masyarakat lemah. Ada yang ditangkap, tetapi informasi yang kami dapat, mereka hanya kurir biasa. Bagaimana dengan gembong atau pelaku utamanya?” katanya.
-
Ia menilai, pemberantasan narkoba seharusnya dilakukan secara menyeluruh dengan mengungkap jaringan dari tingkat bawah hingga ke pihak yang diduga menjadi pengendali.
-
Menurutnya, jika penindakan hanya berhenti pada pelaku lapangan, maka peredaran narkoba akan sulit diputus karena jaringan yang lebih besar masih berpotensi berjalan.
-
Namun demikian, seluruh dugaan yang disampaikan dalam aksi tersebut merupakan aspirasi yang dibawa oleh massa. Pembuktian serta tindak lanjut tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum melalui proses penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku.
-
*Tuntutan Galian C hingga CPO Ilegal*
-
Selain persoalan narkoba, Antonio juga menyoroti dugaan aktivitas tambang galian C ilegal yang dinilai masih berlangsung.
-
Menurutnya, persoalan tersebut telah menjadi tuntutan sejak audiensi sebelumnya. Ia berharap aparat kepolisian tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga mengambil langkah konkret apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.
-
Hal serupa juga disampaikan terkait dugaan praktik illegal logging, serta peredaran CPO ilegal. Antonius mengatakan pihaknya telah menyerahkan sejumlah bahan dan bukti kepada kepolisian sebagai dasar untuk dilakukan tindak lanjut.
-
“Bukti-buktinya sudah kami lengkapi dan memang sudah kami serahkan kepada tim kepolisian,” ungkapnya.
-
Ia menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tidak boleh hanya menyasar masyarakat kecil.
-
“Yang kami tuntut dari sebelumnya masih sama, terkait tambang galian C dan persoalan lainnya. Kami meminta agar semuanya ditindak sesuai aturan,” ujarnya.
-
*Pernyataan Sikap LSM ABRI*
-
Dalam aksi tersebut, LSM Abdi Lestari (ABRI) juga menyampaikan pernyataan sikap terkait maraknya dugaan aktivitas ilegal di sejumlah wilayah di Riau, seperti Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kota Dumai, Siak dan Rokan Hilir.
-
Dalam pernyataan sikapnya, yaitu :
-
1. Mendesak Pangdam XIX/Tuanku Tambusai untuk menjatuhkan sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap oknum TNI yang diduga melakukan pembiaran atau membackup aktivitas ilegal.
-
2. Mendesak Kapolda Riau untuk menindak tegas jajaran kepolisian yang diduga terlibat, termasuk Kapolsek Tambusai dan Tambusai Utara terkait dugaan pembiaran tambang galian C ilegal.
-
3. Mendesak Kapolda Riau menjatuhkan sanksi PTDH terhadap Kasat Narkoba Polres Rokan Hulu yang diduga membackup DPO bandar sabu bernama Yadi, serta segera menangkap Udin Juntak.
-
4. Mendesak tindakan tegas terhadap Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais, S.H., M.H., terkait dugaan pembiaran aktivitas ilegal BBM dan CPO.
-
5. Mendesak aparat menindak SPBU yang diduga lebih mengutamakan distribusi kepada mafia BBM dibandingkan masyarakat.
-
6. Meminta seluruh aparat penegak hukum bertindak profesional, transparan dan tidak tebang pilih dalam menindak segala bentuk aktivitas ilegal.
-
7. Menegaskan akan menggelar aksi lanjutan dengan skala lebih besar apabila tuntutan tidak ditindaklanjuti secara serius.
-
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen dalam mengawal penegakan hukum dan keadilan di Provinsi Riau.
-
*Respons Polda Riau*
-
Sekitar pukul 13.58 WIB, massa aksi ditemui oleh Perwira Pengawas (Pamenwas) Polda Riau, Kompol Dewi. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi aksi yang berlangsung tertib dan damai.
-
“Kami mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara dari LSM Abdi Lestari yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan damai. Untuk saat ini kami sampaikan bahwa Bapak Kapolda tidak berada di tempat, namun seluruh aspirasi yang disampaikan akan segera kami tindak lanjuti dan kami sampaikan kepada pimpinan,” ujarnya.
-
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera menyampaikan kembali kepada massa terkait arahan pimpinan atas tuntutan yang telah disampaikan.
-
*Akan Kembali Jika Tidak Ada Tindak Lanjut*
-
Antonio menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan tuntutan yang telah disampaikan kepada Polda Riau.
-
Ia mengatakan apabila pertemuan dan tindak lanjut yang dijanjikan tidak berjalan sesuai harapan, maka LSM Abdi Lestari (ABRI) bersama elemen masyarakat akan kembali menggelar aksi lanjutan.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-






Komentar Via Facebook :