https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Sebelum Deklarasi Alma Ata, Indonesia Sudah Punya Konsep Pelayanan Kesehatan Primer •   Pendidikan SMA Taruna Nusantara Digratiskan, Prabowo Perluas Akses Pendidikan Nasional •   Setjen DPR RI Mulai Implementasikan Model Peningkatan Profesionalitas ASN •   Semarak HUT ke-81 Marinir, Kejuaraan Karate Piala Pangkormar Dibuka di Lampung
Home › Peristiwa › Kabur Saat Berobat, Napi Kasus Narkoba Masih Buron, Ditjenpas Usut Dugaan Kelalaian Petugas
Peristiwa
Pekanbaru

Kabur Saat Berobat, Napi Kasus Narkoba Masih Buron, Ditjenpas Usut Dugaan Kelalaian Petugas

Minggu, 26 Juli 2026 | 16:27 WIB,  
Penulis : Azhar
Kabur Saat Berobat, Napi Kasus Narkoba Masih Buron, Ditjenpas Usut Dugaan Kelalaian Petugas

Keterangan Foto: Foto Ilustrasi

PEKANBARU,Tabloiddiksi.com – Narapidana kasus narkotika yang kabur saat menjalani pengobatan di Rumah Sakit (RS) PMC Pekanbaru masih menjadi buronan aparat. 

Memasuki hari ketiga pencarian, Minggu (26/7/2026), petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bersama kepolisian terus memburu keberadaan Ibnu Satya, narapidana yang tengah menjalani hukuman 10 tahun penjara dalam perkara narkotika.

    Baca juga:
  • Semarak HUT ke-81 Marinir, Kejuaraan Karate Piala Pangkormar Dibuka di Lampung

  • Polres Bengkalis Rangkul Pelajar-Warga Tanam Pohon Serentak, Wujudkan Green Policing Riau

  • Pererat Silaturahmi, Polres Bengkalis Tegaskan Larangan Bakar Lahan Saat Safari Jumat

Ibnu Satya dilaporkan melarikan diri pada Rabu (22/7/2026) ketika menjalani pemeriksaan dan kontrol kesehatan rutin di RS PMC Pekanbaru. Narapidana tersebut diketahui mengidap penyakit dalam sehingga mendapat izin keluar lapas dengan pengawalan petugas untuk menjalani pengobatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, usai menjalani pemeriksaan medis, Ibnu diduga memanfaatkan kelengahan saat menunggu pengambilan obat di apotek rumah sakit. Dalam situasi tersebut, ia berhasil melarikan diri dari pengawasan petugas. Sebelum dinyatakan menghilang, Ibnu disebut sempat menuju rumah pribadinya.

Humas Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Jopri Sinaga, mengungkapkan hingga kini keberadaan narapidana tersebut masih belum diketahui. Tim gabungan terus menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

"Masih belum ditemukan hingga saat ini. Kami masih melakukan pengejaran dengan dibantu oleh pihak kepolisian," kata Jopri, Minggu (26/7/2026).

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, melalui Humas Lapas, menegaskan pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan aparat kepolisian untuk mempercepat proses pencarian. Menurutnya, upaya pengejaran akan terus dilakukan hingga narapidana tersebut berhasil diamankan kembali.

Di tengah proses pengejaran, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Riau juga bergerak cepat dengan menurunkan tim pemeriksa terhadap tiga petugas yang mengawal Ibnu saat menjalani pengobatan di rumah sakit. Langkah ini dilakukan untuk mengusut kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam proses pengawalan.

Pihak Lapas menegaskan pemeriksaan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan. Apabila terbukti terjadi pelanggaran prosedur atau kelalaian yang menyebabkan narapidana kabur, petugas yang bertanggung jawab akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari sanksi disiplin hingga pemberhentian.

Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga memastikan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional pengawalan warga binaan yang menjalani pengobatan di luar lapas akan dilakukan. 

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperketat sistem pengamanan agar insiden serupa tidak kembali terjadi, sementara Kanwil Ditjenpas Riau masih terus mendalami penyebab pasti kaburnya Ibnu Satya.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

@lapaskelasIIaPekanbaru
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #4

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #8

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #9

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB

HUKRIM

  • Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Jumat, 30 Okt 2026 | 09:28 WIB
  • Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:51 WIB
  • 19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    Kamis, 29 Okt 2026 | 11:16 WIB
  • Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:46 WIB
  • Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Rabu, 28 Okt 2026 | 19:17 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com