Home › TNI-Polri › Polsek Rumbai Barat Panen 700 Kg Jagung, Bukti Nyata Polri Kawal Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Rumbai Barat Panen 700 Kg Jagung, Bukti Nyata Polri Kawal Ketahanan Pangan Nasional
Keterangan Foto:
PEKANBARU,Tabloiddiksi.com – Komitmen Polri mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional tidak sekadar menjadi slogan. Jajaran Polsek Rumbai Barat kembali membuktikannya dengan memanen sekitar 700 kilogram jagung pipil dari lahan binaan seluas 0,25 hektare di Jalan Sukamaju, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Kamis (16/7/2026).
Panen raya tersebut dipimpin langsung Kapolsek Rumbai Barat AKP Rejoice Benedicto Manalu, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., didampingi para Kanit serta personel Polsek Rumbai Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi nyata dukungan Polri terhadap program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional melalui pemberdayaan sektor pertanian di tingkat masyarakat.
- Baca juga:
Jagung yang dipanen merupakan hasil budidaya selama kurang lebih empat bulan di lahan milik warga bernama Munir. Selain memanen, jajaran Polsek juga melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan agar lahan produktif tersebut terus memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat.
Kapolsek Rumbai Barat AKP Rejoice Benedicto Manalu menegaskan, kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir membantu meningkatkan kesejahteraan warga melalui program-program produktif yang berdampak langsung terhadap kebutuhan pangan.
"Polsek Rumbai Barat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendorong produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah hukumnya," tegas Rejoice.
Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam mengelola lahan pertanian menjadi salah satu langkah konkret mendukung program prioritas pemerintah. Pendampingan yang dilakukan sejak masa tanam hingga panen diharapkan mampu meningkatkan semangat masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki menjadi sumber pangan yang produktif.
Seluruh rangkaian kegiatan panen berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan memanen sekitar 700 kilogram jagung pipil dari lahan seluas 0,25 hektare itu diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan produktif, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.


Komentar Via Facebook :