https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Ombudsman Minta Polri Evaluasi Kewenangan Penyadapan dan Pengawasan Internal •   DPR Kenalkan Mekanisme Fast-Track, Pembahasan RUU Bisa Lebih Singkat •   Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM •   Pigai: Dugaan Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Privasi, Keamanan Negara Dipertaruhkan
Home › Nasional › Pemerintah Siapkan Beasiswa Doktor bagi Dosen
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Pemerintah Siapkan Beasiswa Doktor bagi Dosen

Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:25 WIB,  
Penulis : Bidnen SH
Pemerintah Siapkan Beasiswa Doktor bagi Dosen

Keterangan Foto: Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mendorong peningkatan kualifikasi akademik dosen melalui Beasiswa Program Doktor

JAKARTA, Tabloid Diksi – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus mendorong peningkatan kualifikasi akademik dosen melalui Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan, dosen merupakan aset penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan inovasi nasional.

    Baca juga:
  • Ombudsman Minta Polri Evaluasi Kewenangan Penyadapan dan Pengawasan Internal

  • Indonesia Perkuat Pasar Eropa, 65 Pelaku Wisata Ramaikan WTM London 2026

  • Pigai: Dugaan Penyadapan Presiden Bukan Sekadar Pelanggaran Privasi, Keamanan Negara Dipertaruhkan

“Dosen adalah aset terbesar dari pendidikan tinggi dan tentu kita berharap dosen tidak perlu menunggu lama bisa langsung segera kuliah,” ujar Brian saat memberikan arahan dalam Webinar Sosialisasi BPDDI Tahun 2026.

Menurut Brian, saat ini berbagai perguruan tinggi di Indonesia telah memiliki program doktor dengan fasilitas yang semakin baik. Karena itu, ia mengajak para dosen memanfaatkan kesempatan beasiswa pemerintah untuk meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat kapasitas riset nasional.

Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi menyampaikan, sejak mulai dilaksanakan pada 2025, BPDDI telah memberikan manfaat kepada 1.269 dosen di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 848 dosen menempuh studi doktor bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), sedangkan 421 dosen lainnya berasal dari bidang non-STEM. Penerima beasiswa terdiri dari 672 dosen perguruan tinggi negeri dan 597 dosen perguruan tinggi swasta, termasuk 150 dosen dari politeknik.

“Harapannya ini dapat memberikan dampak untuk meningkatkan kapasitas riset, teknologi, dan sains serta mendorong inovasi dan hilirisasi,” ujar Sandro.

Ia menjelaskan, BPDDI menjadi salah satu instrumen strategis Kemdiktisaintek untuk meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor sekaligus memperkuat sumber daya manusia pendidikan tinggi Indonesia.

Pada 2026, BPDDI kembali dibuka bagi dosen tetap perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek yang akan melanjutkan studi doktor. Program ini didanai melalui APBN dengan tujuan mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta daya saing perguruan tinggi Indonesia.

BPDDI 2026 memiliki dua skema, yakni skema reguler bagi dosen yang menempuh studi doktor di dalam negeri, serta skema joint degree atau dual degree melalui kerja sama perguruan tinggi dalam dan luar negeri dengan durasi pendanaan maksimal empat tahun.

Proses seleksi BPDDI 2026 juga disempurnakan melalui Tes Bakat Skolastik (TBS) untuk mengukur potensi akademik, kemampuan penalaran, dan kemampuan analitis calon penerima beasiswa. Seleksi juga mencakup tahap administrasi dan wawancara.

Selain biaya pendidikan, penerima BPDDI akan mendapatkan dukungan pembiayaan berupa biaya pendaftaran, penelitian atau disertasi, insentif publikasi jurnal internasional, biaya hidup, transportasi, asuransi kesehatan, hingga dukungan keadaan darurat.

Melalui program ini, Kemdiktisaintek berharap semakin banyak dosen Indonesia yang meraih gelar doktor dan berkontribusi dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, serta kualitas pendidikan tinggi nasional.

 

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Kemdiktisaintek BPDDI 2026 beasiswa doktor dosen Indonesia pendidikan tinggi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Mendagri Beri Perhatian Agar Daerah Perbanyak Nobar Piala Dunia 2026

    Jumat, 19 Jun 2026 | 22:22 WIB
  • Nasional

    Kemenko Polkam Apresiasi Sistem Pengamanan PLTU Lontar, Jamin Keandalan Listrik Nasional

    Jumat, 19 Jun 2026 | 22:11 WIB
  • Nasional

    Prabowo Dukung PSSI Persiapkan Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

    Jumat, 19 Jun 2026 | 21:58 WIB
  • Daerah

    Lakukan Upaya Peningkatan CKG Dinkes Pemko Gandeng Pemprov Riau

    Kamis, 18 Jun 2026 | 22:51 WIB
  • Sorotan

    6 Tahun Mengabdi, Pekerja PT Surgika Alkesindo Kecewa Anjuran Disnaker Riau 500 Ribu

    Kamis, 18 Jun 2026 | 18:43 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #4

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #5

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #6

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #7

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB

HUKRIM

  • Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Lapor, Grebek, Tangkap! Polsek XIII Koto Kampar Gulung Jaringan Sabu Berkat Aduan Warga

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:30 WIB
  • "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!

    "Tidak Ada Ruang Bagi Bandar!', Polres Bengkalis Gulung 50 Pelaku Narkoba dan 10,14 Kg Sabu

    Rabu, 04 Nov 2026 | 12:01 WIB
  • Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Asyik Sembunyi, Begal Berdarah Dingin di Kampar Dicokok Polsek Tambang Dini Hari

    Rabu, 04 Nov 2026 | 11:24 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Rabu, 04 Nov 2026 | 21:03 WIB
  • BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:22 WIB
  • PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    Rabu, 04 Nov 2026 | 13:10 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com