Home › Sorotan › Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !
Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !
Ilustrasi
Kampar, Riau - Polemik anjungan digitalisasi desa di 28 Desa, di kecamatan Kampar kiri belum usai, meskipun dana telah diterima oleh pihak ketiga yang mengadakan kegiatan tersebut, Rp 40 Juta-an dari dana desa per-Desa nya.
Skandal ini terjadi di momen hari jadi kabupaten Kampar ke 78 tahun, dengan motto "Bersama Membangun Negeri dengan Hati". Beberapa kepala desa mengaku menjadi korban dugaan manipulasi dan penyimpangan dalam program digitalisasi desa yang hingga kini tak pernah terwujud.
-
Hingga Kamis (05/02/2026), salah seorang Kepala Desa, mengungkapkan bahwa 24 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu dibagi menjadi 2 bagian, dan ia menyarankan untuk mengkonfirmasi langsung kepada Pimpinan.
"Ini sudah ditangani inspektur di inspektorat kabupaten Kampar," ucap seorang kepala desa lain dengan singkat.
-
Namun, Pimpinannya membantah tudingan bahwa ia mengkoordinir proses tersebut, dan menyatakan bahwa vendor langsung berinteraksi dengan kepala desa.
"Tak ada yang mengkoordinir, vendor langsung ke kades-kades nya," kata Pimpinan Kepala Desa tersebut.
-






Komentar Via Facebook :