Home › Peristiwa › Jembatan Danau Topang Memprihatinkan, Warga Pinta Tanggap Darurat !
Pemdes Kuntu : Dianggarkan 2026
Jembatan Danau Topang Memprihatinkan, Warga Pinta Tanggap Darurat !
KAMPAR KIRI, RIAU | TabloidDiksi - Masyarakat Desa Kuntu, khususnya di RT 1 RW 1 Dusun Koto Tuo, berharap perhatian serius dari pemerintah desa terkait pembangunan infrastruktur jembatan. Saat ini, Jembatan Danau Topang yang menjadi akses vital bagi warga hanya menggunakan pohon kelapa sebagai penunjang, sehingga membahayakan keselamatan warga.
Jembatan yang ada saat ini sudah tidak layak dan sangat membahayakan, terutama saat musim hujan atau ketika warga hendak melakukan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, warga sangat berharap agar pemerintah desa segera membangun jembatan atau boxculvert yang lebih kokoh dan aman.
- Baca juga:
Warga Desa Kuntu berharap pemerintah desa memprioritaskan pembangunan jembatan ini karena sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari. Dengan adanya jembatan yang lebih baik, mobilitas warga akan lebih mudah dan aman, serta dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
"Masyarakat sangat berharap perhatian atas pembangunan jembatan ini, Pemdes Kuntu perhatikanlah kondisi jembatan Danau Topang yan saat ini hanya menggunakan pohon kelapa dizaman sekarang yang begitu banyak kucuran dana pemerintah pusat kedaerah sampai ke desa." Ujar AU, warga di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, Jumat siang (12/09/2025).
Sehubungan dengan informasi mengenai kondisi Jembatan Danau Topang di Desa Kuntu yang dinilai tidak layak dan memprihatinkan,Kepala Desa Kuntu, Asril belum menanggapi pesan WhatsApp dari Tim Jurnalis. Namun ditempat terpisah, Sekretaris Desa Kuntu memberikan klarifikasi, Jumat malam (12/09/2025).
Menurut Sekretaris Desa, Pemerintahan Desa Kuntu berencana mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jembatan tersebut pada tahun 2026.
Pemerintah Desa Kuntu mengapresiasi perhatian dan aspirasi warga terkait kondisi jembatan dan berjanji untuk menindaklanjutinya.






Komentar Via Facebook :