Home › Peristiwa › 16 WBP Buddha di Lapas Narkotika Rumbai Terima Remisi Khusus Waisak 2025
16 WBP Buddha di Lapas Narkotika Rumbai Terima Remisi Khusus Waisak 2025
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Dalam rangka perayaan Hari Raya Waisak 2025, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan memberikan remisi khusus kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Buddha di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Rumbai, pada Senin (12/5).
Acara penyerahan remisi berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, Maizar, jajaran pejabat struktural Lapas, perwakilan umat Buddha, serta para WBP penerima remisi yang memenuhi syarat.
- Baca juga:
Dalam sambutan tertulis Menteri Hukum dan HAM RI yang dibacakan oleh Maizar, disebutkan bahwa peringatan Hari Raya Waisak merupakan momen penting untuk refleksi dalam proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
“Momentum Hari Raya Waisak sejalan dengan tujuan pemasyarakatan, yakni membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat,” ujar Maizar.
Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak spiritual WBP beragama Buddha, sekaligus bagian dari strategi pembinaan dan reintegrasi sosial. Maizar juga menegaskan pentingnya pembinaan karakter serta kepatuhan terhadap aturan sebagai bekal utama bagi warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
“Remisi ini tidak hanya meringankan beban hunian lapas dan rutan, tetapi juga memperkuat efektivitas program pembinaan. Ini merupakan wujud penerapan prinsip keadilan restoratif dalam sistem pemasyarakatan,” tambahnya.
Lapas Narkotika Rumbai dipilih sebagai lokasi penyerahan remisi karena memiliki jumlah WBP yang merayakan Waisak cukup signifikan, yaitu 16 orang. Dari jumlah tersebut, 6 orang menerima remisi khusus, 5 orang masih berstatus tahanan, 4 orang menjalani hukuman seumur hidup, dan 1 orang menerima remisi susulan.
Selain remisi, pihak Lapas juga memberikan bantuan rohani dan sosial sebagai bagian dari dukungan terhadap pembinaan spiritual para WBP.






Komentar Via Facebook :