Home › Peristiwa › Wartawan Mitrariau.com Dianiaya di Sijunjung, Jajaran Ini Siap Tuntut Keadilan ke Polda Sumbar
Wartawan Mitrariau.com Dianiaya di Sijunjung, Jajaran Ini Siap Tuntut Keadilan ke Polda Sumbar
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Kasus dugaan penganiayaan terhadap wartawan Mitrariau.com di Sijunjung, Sumatera Barat, mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Pimpinan Redaksi Mitrariau.com, Ketua Umum Aliansi Media Indonesia (AMI), serta tim kuasa hukum menegaskan akan menempuh langkah hukum untuk mengungkap kebenaran dan menuntut keadilan.
Peristiwa ini terjadi saat wartawan Mitrariau.com menjalankan tugas jurnalistik sebagai bentuk sosial kontrol menjelang Lebaran. Ia diajak oleh dua wartawan dari media lain, berinisial J dan Y, untuk meliput di Sijunjung. Namun, di lokasi kejadian, wartawan tersebut diduga mengalami penganiayaan. Menurut korban, saat kejadian terdapat barang bukti berupa minyak tanah, parang, kayu broti, dan tali.
- Baca juga:
Pimpinan Redaksi Mitrariau.com menegaskan bahwa wartawannya tidak melakukan kesalahan dan membantah keras tuduhan yang beredar di media sosial.
"Kami akan bekerja sama dengan kuasa hukum dan Ketua Umum AMI untuk membawa kasus ini ke Polda Sumbar. Kami berharap Kepolisian Daerah Sumatera Barat segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi wartawan kami," tegasnya.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Media Indonesia (AMI), Ismail Sarlata, juga menyatakan dukungannya terhadap Mitrariau.com. Ia mendesak Polda Sumbar untuk bertindak cepat dan profesional dalam menangani kasus ini.
"Kami memberikan dukungan karena adanya dugaan tindakan penyekapan terhadap wartawan serta pemerasan dengan meminta uang sejumlah Rp10 juta sebagai tebusan," ujar Ismail Sarlata.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pihak mana pun yang berhak melakukan penyekapan terhadap seseorang, apalagi jika hal tersebut menimpa seorang jurnalis.
"Setiap orang memiliki hak untuk memperoleh kepastian hukum atas tindakan yang dialaminya, termasuk penyekapan," tambahnya.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh pihak-pihak terkait lainnya yang turut prihatin atas kejadian ini.
Mitrariau.com berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada publik.
Sementara itu, penasihat hukum Mitrariau.com turut mengecam kejadian yang sempat viral ini. Ia menegaskan bahwa wartawan Mitrariau.com diduga hampir dibunuh, dikeroyok, dan dirampas haknya sebagai jurnalis oleh pihak yang diduga merupakan mafia BBM di wilayah Sijunjung.
Selain itu, terdapat dugaan bahwa oknum aparat kepolisian mengeluarkan pernyataan yang mengarah pada upaya menghabisi wartawan tersebut.
Menurut Afriadi Andika, S.H., M.H., masyarakat Sijunjung dari berbagai lintas elemen, profesi, dan generasi mendukung penuh langkah-langkah hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menekankan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap dugaan praktik ilegal di wilayah tersebut.



Komentar Via Facebook :