Home › Peristiwa › Ratusan Hektare Hutla RiauTerbakar
BPBD Dorong Daerah Tetapkan Siaga Karhutla
Ratusan Hektare Hutla RiauTerbakar
PEKANBARU, Tabloiddiksi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau dorong 5 daerah tetapkan status Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) lebih awal.
Terpantau peningkatan jumlah titik api di beberapa kabupaten antara lain Bengkalis, Siak, Pelalawan dan Rokan Hilir serta Indragiri Hilir. Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Dumai menetapkan status siaga lebih dahulu.
- Baca juga:
"Dumai sudah (tetapkan status siaga). Kita juga dorong daerah yang rawan terjadi kebakaran juga menetapkan status siaga Karhutla," kata Kepala BPBD Riau Edy Afrizal, Rabu (6/3/24).
Baru-baru ini tambah Edy, dirinya sudah berkomunikasi intens dengan Pemkab Bengkalis melalui instansi terkait. Diharapkan status tersebut segera diumumkan.
"Kita mendorong 5 daerah tergolong rawan terjadi Karhutla. Tapi minimal dua saja itu sudah cukup. Sehingga provinsi juga bisa menetapkan status serupa sebagai tindak lanjut dan kewaspadaan," terangnya.
Lanjut mantan pejabat Kepulauan Meranti ini, saat ini Karhutla sudah terjadi di beberapa daerah. Berdasarkan data terakhir yang diterima BPBD Riau pada 5 Maret, luasan hutan dan lahan di Riau terbakar mencapai 123,23 hektar.
Dengan rincian Rohil 1 hektar, Dumai 84,80 hektar. Bengkalis 14,30 hektar, Meranti 3,50 hektar, Siak 1 hektar, Pekanbaru 0,05 hektar, Pelalawan 14,73 hektar, Inhil 3,80 hektar, Kuansing 0,05 hektar. Sedangkan untuk Kabupaten Kampar, Rohul, Inhu dilaporkan nihil Karhutla.
"Harapan kita mendorong daerah lebih awal menetapkan siaga Karhutla, Tujuannya untuk mempermudah koordinasi. Sehingga begitu ada ancaman Karhutla kita sudah benar-benar sudah siaga," kata Edy.
Selain itu, Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto sebagai komando tertinggi dalam hal penanggulangan Karhutla juga sudah bisa langsung memerintahkan penanganan lintas daerah. Begitu juga pusat sudah bisa turun tangan memberikan berbagai bantuan yang dibutuhkan.






Komentar Via Facebook :