https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Musim Kemarau Datang, Polres Kampar Siagakan Pasukan, Perang Melawan Karhutla Dimulai •   Jajaran Polsek Batu Hampar Turun ke Kebun Cegah Karhutla di Batu Hampar •   Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita •   Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak
Home › Peristiwa › Sudah Ukur Jas, PDIP Diminta Tidak Melantik Caleg Terpilih Dodi Nefeldi SPBU
Peristiwa
Pekanbaru

Sudah Ukur Jas, PDIP Diminta Tidak Melantik Caleg Terpilih Dodi Nefeldi SPBU

Selasa, 05 Maret 2024 | 18:26 WIB,  
Penulis : Redaksi
Sudah Ukur Jas, PDIP Diminta Tidak Melantik Caleg Terpilih Dodi Nefeldi SPBU

Spanduk Pembelot

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Salah satu koordinator pemenangan TPC Ganjar Mahfud di Provinsi Riau, Khairul Ikhsan Chaniago, S.Sos, M.Si kembali menyuarakan kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memecat kader partai yang terindikasi membelot dengan memberikan dukungan terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Saya beserta kawan-kawan selaku juru kampanye Ganjar-Mahfud di Riau memohon kepada Ketua Umum Partai PDI-P, Ibunda Megawati Soekarnoputri untuk segera mengambil tindakan tegas berupa sanksi pemberhentian sebagai kader partai dan memberikan rekomendasi pembatalan pelantikan kepada Dodi Nefeldi SPBU sebagai anggota DPRD Riau terpilih periode 2024-2029," kata Khairul Ikhsan Chaniago, dalam keterangan tertulis di Pekanbaru, Selasa (5/3/2024).

    Baca juga:
  • Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak

  • Perbaikan Jalan Sontang-Duri Terus Dikebut, Truk CPO Diminta Tunda Melintas

  • Bangun Mental dan Integritas, Personel Polsek Batu Hampar Awali Tugas dengan Binrohtal

Menurutnya, video dan spanduk Dodi Nefeldi SPBU sebagai salah satu Calon Legislatif DPRD Provinsi Riau dari Partai PDIP Daerah pemilihan Inhu-Kuansing yang secara terang-terangan mendukung Prabowo-Gibran pada Pilpres bulan lalu sudah viral.

Tangkapan Layar, Vidio saat Kampanye Paslon 2

"Foto spanduk pencalonan Dodi Nefeldi SPBU yang disertai foto Prabowo-Gibran, video Dodi Nefeldi SPBU melakukan joget kegembiraan dengan salam 2 jari di kampanye akbar Prabowo-Gibran, terlihat jelas dia melakukannya dengan hati yang lepas tanpa ada tekanan dari pihak manapun," ujarnya.

Pemuda yang biasa dipanggil KIC ini menduga manuver politik Dodi Nefeldi SPBU yang mendukung Prabowo-Gibran ini adalah sumber dari kehancuran suara Ganjar-Mahfud di dua Kabupaten Inhu dan Kuansing.

"Logikanya sederhana, Dodi Nefeldi SPBU memperoleh suara sekitar 22.538, terbanyak ke-3 dari semua Caleg di Dapil tersebut. Berbanding terbalik dengan capaian suara Ganjar-Mahfud yang di bawah angka 11%. Jadi sangat wajar kita menilai Dodi Nefeldi SPBU adalah penyebab anjloknya suara Ganjar-Mahfud di dua kabupaten di Riau," ungkap mantan mahasiswa Pasca Sarjana Ilmu Politik UR tersebut.

KIC juga menjelaskan bahwa berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan oleh DPP PDI-Perjuangan nomor 5775/IN/DPP/XII/2023 pada akhir tahun 2023 lalu. Perihal instruksi bergerak masif memenangkan pemilu 2024 wajib menjadi pedoman dasar pemecatan Dodi Nefeldi SPBU sebagai kader partai moncong putih tersebut.

Menurut KIC, ada dua poin penting dalam surat DPP PDIP tersebut. Pertama, struktur partai, anggota dewan, dan calon anggota legislatif pemilu 2024 di seluruh Indonesia wajib memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (GP-MMD) di setiap TPS hingga berjenjang ke atas setiap RT, RW, Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten/Kota, dan Provinsi harus linear antara suara caleg, suara partai, dengan suara GP-MMD.

Kedua, perolehan suara caleg di setiap dapil minimal harus linear, sama dengan perolehan suara pasangan GP-MMD, atau bahkan harus lebih besar dari suara caleg untuk mencapai target pemenangan Pilpres 2024.

"Kalau perintah DPP tersebut dilaksanakan, jelas arahnya Dodi Nefeldi SPBU nanti pasti akan dipecat, makanya sekarang kita sorong dan suarakan. Partai harus konsisten mengedukasi politik rakyat yang bermartabat salah satunya dengan memberikan contoh tidak memberi ruang kepada kader pembelot dan penghianat. Ibunda ketua umum dan DPP PDIP harus mendengar usulan tidak melantik Dodi Nefeldi SPBU sebagai anggota DPRD Riau," tegas KIC.

Informasi sebelumnya, Dodi Nefeldi SPBU sempat membuat heboh karena beredarnya baliho yang memuat foto wajahnya mendukung calon presiden-wakil presiden paslon 2 Prabowo-Gibran. Padahal, Dodi Nefeldi SPBU yang merupakan pengusaha SPBU di Indragiri Hulu (Inhu) ini merupakan caleg PDI Perjuangan, secara tegas merupakan pengusung paslon 3 Ganjar-Mahfud.***

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

PDIPRiauKICDodi Nefeldi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Kerusakan Jalan Coreng Wajah Kota Pekanbaru 

    Senin, 04 Mar 2024 | 19:30 WIB
  • Sorotan

    GASS Singgung Rekam Jejak MA, Polda Riau: Penangguhan

    Senin, 04 Mar 2024 | 18:30 WIB
  • TNI-Polri

    Pemkab Bengkalis & Polda Riau Jalin Sinergi Berantas Narkoba

    Minggu, 03 Mar 2024 | 22:44 WIB
  • TNI-Polri

    Polda Riau Gelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2024

    Sabtu, 02 Mar 2024 | 23:03 WIB
  • Politik

    Agung Nugroho, Dua Periode Duduk di Kursi DPRD Riau 

    Sabtu, 02 Mar 2024 | 22:48 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #5

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #6

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #7

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #8

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB
  • #9

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Jumat, 07 Agu 2026 | 08:14 WIB
  • Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Kamis, 06 Agu 2026 | 19:02 WIB
  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com