https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   DPR Dorong Keselarasan Penganggaran Pusat dan Daerah •   Diskominfo Kampar Terima Kunjungan Diskominfo Pariaman, Bahas Standarisasi Kemitraan Media •   Bupati Asmar Jajaki Investasi dan Pasar Ekspor Sagu Meranti ke Jepang •   Setjen DPR Sosialisasikan Kenaikan Pangkat dan Pencantuman Gelar Akademik ASN
Home › Peristiwa › Sambut Audiensi Pengurus BKKBN Riau, Pj Wali Kota: Prevalensi Stunting di Bawah 5%
Peristiwa
Pekanbaru

Sambut Audiensi Pengurus BKKBN Riau, Pj Wali Kota: Prevalensi Stunting di Bawah 5%

Kamis, 01 Februari 2024 | 03:14 WIB,  
Penulis : Redaksi
Sambut Audiensi Pengurus BKKBN Riau, Pj Wali Kota: Prevalensi Stunting di Bawah 5%

Keterangan Foto: Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menyambut langsung Kepala BKKBM Perwakilan Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia bersama rombongan, Selasa (30/1).

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menyambut langsung Kepala BKKBM Perwakilan Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia bersama rombongan. Ia menyambut Mardalena dan rombongan dalam audiensi di Kediaman Wali Kota Pekanbaru, Selasa (30/1).

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun menyebut bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen dalam upaya menyukseskan program menurunkan angka stunting. Komitmen pemerintah kota diperlihatkan dengan tingkat prevalensi yang menunjukkan penurunan.

    Baca juga:
  • Sinergi Polri dan Masyarakat di Rokan Hilir: Panen Jagung Kuartal IV Perkuat Ekonomi Desa Sungai Sialang

  • Dengar Aspirasi Warga, Kapolres Bengkalis Perkuat Komunikasi dan Keamanan Lingkungan

  • Gebrakan Wakapolda Riau di Tembilahan: Hijaukan Inhil, Bantu Nelayan, dan Sikat Narkoba

"Dari hasil survei kesehatan Indonesia, tingkat prevalensi stunting di Kota Pekanbaru berada dibawah lima persen," jelasnya.

Menurutnya, penurunan tingkat prevalensi stunting adalah bentuk komitmen pemerintah kota. Ia menyadari hal itu butuh waktu dalam upaya menyukseskan penurunan angka stunting.

Pada tahun 2021 silam, tingkat prevalensi stunting di Kota Pekanbaru tercatat 11,4 persen. Lalu pada tahun 2022 tingkat prevalensi stunting naik menjadi 16,8 persen.

Pada tahun 2023, pemerintah menunjukan komitmen penurunan prevalensi stunting dengan menggagas program Bapak dan Bunda Asuh Stunting. Program ini tidak hanya melibatkan jajaran pejabat pemerintah kota tapi juga sejumlah instansi vertikal dan swasta.

Program itu berjalan dengan baik sepanjang tahun 2023. Banyak dari anak-anak stunting sudah mendapat pendampingan serta tambahan asupan gizi.

"Semua kegiatan ini terselenggara dengan baik atas dukungan semua pihak. Kami berterima kasih kepada BKKBN atas dukungan selama ini," paparnya.

Muflihun juga menyampaikan bahwa apresiasi juga diberikan pemerintah kota kepada kader penyuluh KB lapangan yang mendapat prestasi nasional. Ia mendapat apresiasi dengan diberangkatkan umroh.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat Disdalduk KB Kota Pekanbaru serta jajaran pegawai di dinas. Kedatangan Mardalena bersama rombongan dalam rangkaian kordinasi seputar program Bangga Kencana.

Program itu yakni program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana. Mereka membahas program pemerintah pusat ini dari berbagai aspek.

"Kami juga apresiasi atas capaian dari Disdalduk KB Pekanbaru, capaian yang luar biasa biasa di tingkat nasional," terangnya dalam pertemuan Selasa petang.

Menurutnya, setiap tahun ada Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat melalui jaringan BKKBN. Ia menyebut DAK ini setiap tahunnya disinkronisasikan.

Jumlah DAK itu mencapai Rp 5 miliar lebih yang masuk dalam program kegiatan Disdalduk KB melalui jalur BKKBN. Dana ini untuk kegiatan dalam upaya perubahan perilaku masyarakat dalam pengendalian penduduk, kesejahteraan masyarakat dan KB.

"Semua itu masuk dalam agenda prioritas pemerintah pusat, terutama untuk mencegah stunting. Anggaran ini termasuk dana pembinaan bagi balita, remaja dan lansia," ulasnya.

Kemudian dana terkait pembinaan penyuluh KB. Itu semua termasuk dalam dana DAK. Plafon anggaran ini diserahkan Mardalena secara langsung ke pemerintah kota.

Mardalena pada kesempatan itu menjabarkan bahwa melalui DAK tahun 2022 ini membantu menuntaskan pembangunan 15 balai penyuluhan KB. Seluruh balai penyuluhan tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.

Sedangkan pada tahun 2023, DAK untuk mendukung pembangunan fisik pembangunan gudang. Gudang ini untuk penyimpanan alat dan obat kontrasepsi.

Adanya dana ini juga mendukung pembinaan para kader. Total ada 981 orang yang menjadi tim pendamping keluarga dan 3924 kader KB yang merupakan garda terdepan untuk menjangkau masyarakat dari rumah ke rumah dalam mencegah stunting.***

Editor : Munazlen Nazir
Sumber : Pekanbaru.go.id

TOPIK TERKAIT

StuntingPekanbaru
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Ada Penyesuaian Tarif Pajak 2024 di Pekanbaru, Simak!

    Kamis, 01 Feb 2024 | 02:56 WIB
  • Ekonomi

    Sosialosasikan Pinjaman Tanpa Bunga, Disperindag Ajak Lawan Rentenir

    Kamis, 01 Feb 2024 | 02:33 WIB
  • Peristiwa

    Pasca Padam Kini Aliran Listrik di Disdukcapil Kota Pekanbaru Pulih

    Selasa, 30 Jan 2024 | 10:03 WIB
  • Daerah

    Layanan Prima Pemko Untuk Dapatkan Hak Kependudukan Sejak Dilahirkan

    Rabu, 31 Jan 2024 | 06:54 WIB
  • Ekonomi

    PT Pos Indonesia dan Bulog Riau Kepri Sumbangkan Beras CPP ke 17.000 KK

    Senin, 29 Jan 2024 | 23:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Rapikan Barisan APH di Bengkalis, Kapolres dan Kajari Garansi Kepastian Hukum

    Rapikan Barisan APH di Bengkalis, Kapolres dan Kajari Garansi Kepastian Hukum

    Kamis, 05 Nov 2026 | 14:58 WIB
  • Polda Riau Bongkar Sindikat Pupuk Ilegal 45,8 Ton, 926 Karung Palsu Siap Tipu Petani Sawit

    Polda Riau Bongkar Sindikat Pupuk Ilegal 45,8 Ton, 926 Karung Palsu Siap Tipu Petani Sawit

    Kamis, 05 Nov 2026 | 12:20 WIB
  • Polisi Bakar Tiga Rakit Emas Ilegal di Kampar Kiri, Pelaku Diminta Jangan Coba-coba Merusak Alam!  ?

    Polisi Bakar Tiga Rakit Emas Ilegal di Kampar Kiri, Pelaku Diminta Jangan Coba-coba Merusak Alam! ?

    Kamis, 05 Nov 2026 | 08:29 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Mendag Budi Santoso: Manfaat Integrasi Ekonomi APEC Harus Dirasakan UMKM

    Rabu, 04 Nov 2026 | 21:03 WIB
  • BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    BRAN Rancang Struktur Baru, Tiga Deputi dan Lima Korwil Disiapkan

    Rabu, 04 Nov 2026 | 14:22 WIB
  • PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    PIHPS Catat Harga Pangan Nasional, Cabai Rawit Merah Tembus Rp86.900 per Kg

    Rabu, 04 Nov 2026 | 13:10 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com