https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak •   Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar •   Jelang HUT ke-81 RI, Ditlantas Polda Riau Turun ke Jalan Kibarkan Semangat Nasionalisme •   SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit
Home › Peristiwa › Sambut Audiensi Pengurus BKKBN Riau, Pj Wali Kota: Prevalensi Stunting di Bawah 5%
Peristiwa
Pekanbaru

Sambut Audiensi Pengurus BKKBN Riau, Pj Wali Kota: Prevalensi Stunting di Bawah 5%

Kamis, 01 Februari 2024 | 03:14 WIB,  
Penulis : Redaksi
Sambut Audiensi Pengurus BKKBN Riau, Pj Wali Kota: Prevalensi Stunting di Bawah 5%

Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menyambut langsung Kepala BKKBM Perwakilan Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia bersama rombongan, Selasa (30/1).

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun, menyambut langsung Kepala BKKBM Perwakilan Provinsi Riau, Mardalena Wati Yulia bersama rombongan. Ia menyambut Mardalena dan rombongan dalam audiensi di Kediaman Wali Kota Pekanbaru, Selasa (30/1).

Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun menyebut bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berkomitmen dalam upaya menyukseskan program menurunkan angka stunting. Komitmen pemerintah kota diperlihatkan dengan tingkat prevalensi yang menunjukkan penurunan.

    Baca juga:
  • Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak

  • Perbaikan Jalan Sontang-Duri Terus Dikebut, Truk CPO Diminta Tunda Melintas

  • Bangun Mental dan Integritas, Personel Polsek Batu Hampar Awali Tugas dengan Binrohtal

"Dari hasil survei kesehatan Indonesia, tingkat prevalensi stunting di Kota Pekanbaru berada dibawah lima persen," jelasnya.

Menurutnya, penurunan tingkat prevalensi stunting adalah bentuk komitmen pemerintah kota. Ia menyadari hal itu butuh waktu dalam upaya menyukseskan penurunan angka stunting.

Pada tahun 2021 silam, tingkat prevalensi stunting di Kota Pekanbaru tercatat 11,4 persen. Lalu pada tahun 2022 tingkat prevalensi stunting naik menjadi 16,8 persen.

Pada tahun 2023, pemerintah menunjukan komitmen penurunan prevalensi stunting dengan menggagas program Bapak dan Bunda Asuh Stunting. Program ini tidak hanya melibatkan jajaran pejabat pemerintah kota tapi juga sejumlah instansi vertikal dan swasta.

Program itu berjalan dengan baik sepanjang tahun 2023. Banyak dari anak-anak stunting sudah mendapat pendampingan serta tambahan asupan gizi.

"Semua kegiatan ini terselenggara dengan baik atas dukungan semua pihak. Kami berterima kasih kepada BKKBN atas dukungan selama ini," paparnya.

Muflihun juga menyampaikan bahwa apresiasi juga diberikan pemerintah kota kepada kader penyuluh KB lapangan yang mendapat prestasi nasional. Ia mendapat apresiasi dengan diberangkatkan umroh.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh pejabat Disdalduk KB Kota Pekanbaru serta jajaran pegawai di dinas. Kedatangan Mardalena bersama rombongan dalam rangkaian kordinasi seputar program Bangga Kencana.

Program itu yakni program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana. Mereka membahas program pemerintah pusat ini dari berbagai aspek.

"Kami juga apresiasi atas capaian dari Disdalduk KB Pekanbaru, capaian yang luar biasa biasa di tingkat nasional," terangnya dalam pertemuan Selasa petang.

Menurutnya, setiap tahun ada Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat melalui jaringan BKKBN. Ia menyebut DAK ini setiap tahunnya disinkronisasikan.

Jumlah DAK itu mencapai Rp 5 miliar lebih yang masuk dalam program kegiatan Disdalduk KB melalui jalur BKKBN. Dana ini untuk kegiatan dalam upaya perubahan perilaku masyarakat dalam pengendalian penduduk, kesejahteraan masyarakat dan KB.

"Semua itu masuk dalam agenda prioritas pemerintah pusat, terutama untuk mencegah stunting. Anggaran ini termasuk dana pembinaan bagi balita, remaja dan lansia," ulasnya.

Kemudian dana terkait pembinaan penyuluh KB. Itu semua termasuk dalam dana DAK. Plafon anggaran ini diserahkan Mardalena secara langsung ke pemerintah kota.

Mardalena pada kesempatan itu menjabarkan bahwa melalui DAK tahun 2022 ini membantu menuntaskan pembangunan 15 balai penyuluhan KB. Seluruh balai penyuluhan tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.

Sedangkan pada tahun 2023, DAK untuk mendukung pembangunan fisik pembangunan gudang. Gudang ini untuk penyimpanan alat dan obat kontrasepsi.

Adanya dana ini juga mendukung pembinaan para kader. Total ada 981 orang yang menjadi tim pendamping keluarga dan 3924 kader KB yang merupakan garda terdepan untuk menjangkau masyarakat dari rumah ke rumah dalam mencegah stunting.***

Editor : Pimred
Sumber : Pekanbaru.go.id

TOPIK TERKAIT

StuntingPekanbaru
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Ada Penyesuaian Tarif Pajak 2024 di Pekanbaru, Simak!

    Kamis, 01 Feb 2024 | 02:56 WIB
  • Ekonomi

    Sosialosasikan Pinjaman Tanpa Bunga, Disperindag Ajak Lawan Rentenir

    Kamis, 01 Feb 2024 | 02:33 WIB
  • Peristiwa

    Pasca Padam Kini Aliran Listrik di Disdukcapil Kota Pekanbaru Pulih

    Selasa, 30 Jan 2024 | 10:03 WIB
  • Daerah

    Layanan Prima Pemko Untuk Dapatkan Hak Kependudukan Sejak Dilahirkan

    Rabu, 31 Jan 2024 | 06:54 WIB
  • Ekonomi

    PT Pos Indonesia dan Bulog Riau Kepri Sumbangkan Beras CPP ke 17.000 KK

    Senin, 29 Jan 2024 | 23:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #5

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #6

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #7

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #8

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB
  • #9

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB

HUKRIM

  • Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Kamis, 06 Agu 2026 | 19:02 WIB
  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
  • Kantin SMAN 9 Pekanbaru Ditutup Permanen, Kini Dikelola Koperasi Sekolah

    Kantin SMAN 9 Pekanbaru Ditutup Permanen, Kini Dikelola Koperasi Sekolah

    Rabu, 05 Agu 2026 | 22:45 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com