Home › TNI-Polri › Polda Riau Release Penanganan Ragam Kasus 2023
Dominasi Kasus Narkoba Berlanjut
Polda Riau Release Penanganan Ragam Kasus 2023
Keterangan Foto: Polda Riau menggelar Press Release akhir tahun 2023.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Kepolisian Daerah (Polda) Riau telah menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar, melalui Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba), 1 ton sabu dan 28 ribu butir pil ekstasi hasil tangkapan menjadi bukti penanganan serius seluruh komponen jajaran dan personel Korp Bhayangkara sepanjang 2023.
Tak hanya itu, 137 Kilogram narkotika jenis ganja kering dan 32 ribu butir pil ekstasi berbagai jenis turut disita. Seluruh barang haram itu diamankan dari 2.773 tersangka di berbagai wilayah di Provinsi Riau.
- Baca juga:
Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal menyampaikan penjelasan, jumlah tersangka pengedar narkotika 2023 naik sebanyak 82 orang pelaku dari tahun sebelumnya. Begitu pula jumlah bilangan kasus pada tahun yang sama.
Banyaknya jumlah kasus yang ditangani, terungkap saat press release akhir tahun Polda Riau, Sabtu (30/12/2023).
"Selama petugas rajin melakukan penindakan dan penyelidikan, pasti banyak kasus narkoba yang diungkap," ujar Kapolda.
Selain kasus narkoba, sejumlah kasus sorotan publik turut diungkap Polda Riau. Adalah kasus korupsi pembangunan jembatan Selat Rengit dan pembangunan pelabuhan Dorak Selat Panjang menenggelamkan kas negara hingga Rp42 miliar.
Polda Riau juga turun langsung menangani 52 konflik sosial di Provinsi Riau yang dominan unsur ekonomi. Berbagai upaya penanganan dilakukan aparat Kepolisian, baik melalui deteksi dini maupun pendekatan dialog.
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tak luput dari pantauan Polda Riau melalui Dashboard Lancang Kuning. Aplikasi itu memudahkan personel untuk mendeteksi dan memverifikasi titik api yang muncul.
"Selain itu upaya mitigasi juga kami lakukan, baik melalui penyuluhan dan pembuatan sekat kanal serta embung," lanjutnya.
Polda Riau juga turun langsung bergerak menangani Karhutla, melakukan tindakan terukur di berbagai wilayah di Riau dengan menciduk 38 orang penanggungjawab sekaligus dalang di balik penyebab 1.316 Hektare lebih kawasan hutan hangus terbakar.






Komentar Via Facebook :