Home › Daerah › Polda Riau Serahkan Sumur Bor Kepada Masyarakat Muara FajarÂ
Kapolda Penuhi Harapan WargaÂ
Polda Riau Serahkan Sumur Bor Kepada Masyarakat Muara FajarÂ
Keterangan Foto: Kapolda Riau, Irjen Mohammad Iqbal menyampaikan keterangan didepan para awak media perihal bantuan sumur bor untuk masyarakat Muara Fajar.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Polda Riau dan jajarannya menyalurkan 23 unit sumur bor kepada masyarakat. Puluhan sumur bor disalurkan ke daerah pelosok hingga daerah yang sulit air bersih.
Lokasi penyaluran sumur bor dari Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal salah satunya adalah Kelurahan Muara Fajar Pekanbaru. Di daerah dataran tinggi itu masyarakat cukup kesulitan mendapatkan air bersih, khususnya untuk keperluan masak dan minum juga kebutuhan harian mereka.
Irjen Mohammad Iqbal, tengah memutar piva galian sumur disela penyerahan bantuan sumur bor.
- Baca juga:
Warga sekaligus pekerja sumur bor, Muslih mengaku mereka bertahun-tahun kesulitan air bersih. Bahkan, untuk mendapatkan air bersih harus turun ke jurang dan lembah terlebih dahulu.
"Kalau biasa ambil ke jurang sana. Masuk untuk bisa dapat air bersih, cuma kadang sering mesin air hilang dicuri karena mau ke lokasi jauh dari pemukiman," ucap Muslih menjelaskan, Selasa (29/08/23).
Solusi lain untuk mendapat air bersih yakni dengan cara membeli. Itupun tak murah, untuk satu tong berisi 1000 liter warga membayarnya seharga Rp 60 ribu.
"Kenapa sulit, karena untuk dapat air bersih harus buat sumur bor 160-180 meter. Kan tak semua orang punya uang sebanyak itu, kita hitung saja biaya Rp 250/meter," terang Muslih melanjutkan.
Muslih mengaku banyak masyarakat yang nekat membuat sumur dengan kedalaman 40-60 meter. Tetapi sumur menjadi sia-sia karena tidak bisa dipakai untuk masak dan minum.
Selain itu, air mengandung karat dan warna kuning. Akibatnya, saat dipakai mencuci baju, kain jadi kotor berwarna kuning akibat air berlumpur.
"Untuk dapat air kedalaman 40-60 udah ya, tapi air berkarat dan keruh. Makanya waktu dapat bantuan ini masyarakat senang kali, ini tentu jadi harapan baru bagi masyarakat Muara Fajar. Air jadi sumber kehidupan dan sekarang ada di depan rumah," ucap Muslih dengan raut wajah sumringah.
Pada kesempatan yang sama Kapolda Irjen Iqbal mengakui total ada 23 sumur bor air bersih didistribusikan. Seluruhnya tersebar di wilayah Riau yang tercatat sangat butuh air bersih.
"Kita harus dekat dengan masyarakat, jadi bukan hanya nangkap maling, patroli, jaga lalulintas saja. Tapi juga perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat dan satu di antaranya membuat sesuatu yang cukup berarti. Kita buat sumur bor karena kita tahu air sangat dibutuhkan masyarakat di sini. Ada 23 sumur kita berikan," kata Iqbal.
Iqbal menjelaskan, sumur bor didistribusikan ke masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke-78. Selain sumur bor, ada juga bantuan lain seperti tangki air, mesin air dan mesin pendorong air untuk digunakan masyarakat.
Jenderal bintang dua itu menilai pemilihan lokasi sudah dikaji lebih dulu. Selanjutnya, diputuskan pembuatan sumur bor setelah mendapatkan hibah atau izin pemilik lahan.
"Kita sudah lakukan seleksi, survey dan kita tetapkan titik di sini lebih banyak manfaat. Tadi paling dangkal 120 meter dan semua untuk masyarakat karena air ini sumber kehidupan masyarakat," terang M Iqbal diakhir penjelasannya.






Komentar Via Facebook :