Home › Peristiwa › Karyawan PT PAS Alami Luka Siram Air Panas Disekujur Tubuh
Kelayakan Operasional Patut DipertanyakanÂ
Karyawan PT PAS Alami Luka Siram Air Panas Disekujur Tubuh
Keterangan Foto: Ilust, tangki rebusan buah sawit (Elver Boiler) asal semburan penyebab luka siram air panas menimpa seorang karyawan PT PAS .
RENGAT, Tabloid Diksi - Kecelakaan kerja menimpa seorang karyawan pabrik kelapa sawit PT Persada Agro Sawita (PT PAS), Firmansyah Panjaitan (21) asal Kota Lama, Indragiri Hulu.
Korban tersiram air panas yang berasal dari rebusan buah sawit (elver boiler) milik perusahaan, Selasa malam (15/8/23).
Firmansyah Panjaitan dalam perawatan intensif Rumah Sakit di Pekanbaru, orang tua korban sangat terpukul dengan kondisi sang anak.
- Baca juga:
Dari kejadian itu, korban mengalami luka siram air panas di sekujur tubuh, dipastikan memerlukan perawatan intensif dengan perawatan medis lengkap, adalah rumah sakit di Kota Pekanbaru menjadi tempat perawatan intensif setelah mendapat rujukan dari RSUD Indrasari Pematang Reba.
"Korban dilarikan ke Pekanbaru, Rabu sekira pukul 10.00 WIB, untuk mendapatkan perawatan intensif," ujar Zulkifli Panjaitan, paman korban.
Keluarga berharap korban bisa sembuh dengan cepat dan pihak perusahaan bertanggungjawab sepenuhnya hingga dapat kembali bekerja.
Kejadian bermula saat korban bekerja sekira pukul 15.00 WIB. Korban bersama rekan-rekannya istirahat dan makan bersama di dekat boiler pemanas air. Tanpa diduga air mendidih dalam boilier itu pecah dan menyembur kearah dimana korban tengah beristirahat.
Melihat kejadian itu, karyawan perusahaan langsung menolong korban dan membawa ke rumah sakit untuk perawatan. Karena kondisi sangat parah, sesuai kesepakatan keluarga dan perusahaan korban dirujuk ke rumah sakit di Pekanbaru untuk mendapatkan penanganan intensif.
"Tentunya, sekeluarga berharap Firmansyah bisa lebih cepat sembuh," harap Zulkifli.
Peristiwa itu, lanjut Paman korban, membuat keluarga besar merasa sangat bersedih karena korban bukan saja terluka sekujur tubuh tetapi juga tidak bisa berbicara.
Menurut Zulkifli, sebaiknya PKS PT PAS untuk selalu taat aturan dalam beroperasi karena diduga belum layak operasi jika kerap terjadi kecelakaan kerja.
Semua peralatan pabrik mesti lolos studi kelayakan dari tim ahli agar tidak berisiko seperti terjadi kecelakaan kerja. Setelah diberikan rekomendasi dan menerima izin kelayakan baru boleh beroperasi. Hal ini untuk menjaga keselamatan tenaga kerja.
Sedangkan, Humas PKS PT PAS Syahrial, saat dihubungi memberikan keterangan bahwa karyawan itu mengalami kecelakaan pada jam bekerja, dan perusahaan akan bertanggungjawab sepenuhnya.
"Ada dua karyawan yang mengalami kecelakaan, keduanya dirawat di Pekanbaru," jelas Syahrial, Humas PT PAS.
Selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indragiri Hulu Rengga Dwi Bramantika, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa peristiwa itu harus menjadi perhatian khusus pihak perusahaan dan meminta diselesaikan paska terjadinya kecelakaan kerja tersebut.






Komentar Via Facebook :