Home › Peristiwa › Nelayan Terdesak oleh Maraknya Aktivitas Setrum dan Racun di Sungai Rokan
Krisis Mata Pencaharian
Nelayan Terdesak oleh Maraknya Aktivitas Setrum dan Racun di Sungai Rokan
Rohil, Tabloid Diksi - Maraknya Aktivitas Setrum dan Racun Merusaki Sungai Rokan, Khususnya bagi Masyarakat yang Pekerjaannya Sebagai Nelayan (16/8/2023)
Salah seorang warga Desa Siarang-Arang yang mewakili warga lainnya, yang bernama Bapak Edi Blek (42), menyampaikan kepada awak media terkait adanya kegiatan orang yang sering melakukan setrum dan meracuni sungai Rokan.
- Baca juga:
Bapak Edi Blek mengatakan aktivitas mereka menyetrum siang dan malam. Mereka juga meracuni sungai Rokan sekali dalam seminggu.
"Hal ini menyebabkan hasil tangkapan kami sebagai nelayan sangat berkurang. Kami tidak bisa menjual hasil tangkapan kami, bahkan untuk mencukupi kebutuhan makan saja sulit," ungkapannya sangat menyedihkan.
"Masyarakat yang pekerjaannya sebagai nelayan sangat berharap agar pihak hukum di Kecamatan Pujud, khususnya di wilayah Kepenghuluan Desa Siarang-Arang, dapat menindaklanjuti terkait aktivitas tersebut."
Bahkan alat-alat penangkapan ikan yang kami gunakan seperti jaring, bubu, dan pancing, sebelum adanya orang yang menggunakan setrum dan racun, hasil tangkapan kami sangat memuaskan. Namun, sejak adanya setrum dan racun, hasil tangkapan kami jauh berkurang," tambahnya.
Setrum yang digunakan mereka adalah mesin bot yang sudah dimodifikasi, dan racun yang mereka gunakan adalah merek Racun Tiodan dan Lanet," tutup Bapak Edi Blek.**






Komentar Via Facebook :