https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Komisi III DPRD Pekanbaru Fasilitasi Mediasi Dugaan Kekerasan Murid SDN 181 •   DPRD Pekanbaru Sahkan Ranperda Perubahan OPD, Dua Dinas Baru Disiapkan •   RANS Carnival Ramaikan Riau Awal Juni, SF Hariyanto Sambut Positif Kolaborasi Kreatif •   Kesbangpol Riau Apresiasi Sinergi DPRD dan Pemprov dalam Tata Kelola Pemerintahan
Home › Peristiwa › PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi
Peristiwa
Kuansing

Lapor Pak Presiden

PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:41 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi

Kuansing, Tabloid Diksi - Gempa Bumi yang melanda Kuansing tepatnya di Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir pada beberapa waktu lalu, diduga diakibatkan oleh aktifitas penambangan batu bara oleh PT PT Manunggal Inti Artamas (MIA) di seputaran Desa Petai dan Desa Kebun Lado.

Bahkan baru-baru ini, Bupati Kuansing bersama pejabat terkait melakukan pengecekan ke perusahaan tersebut baru baru ini. Namun hasil pengecekan yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk negeri jalur ini terkesan anti klimaks alias tak membuahkan hasil.

  • Baca juga: GRANAT Pekanbaru Hadiri Apel dan Ikrar Bersama di Lapas Gobah, Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan Handphone Ilegal

Bupati dan pejabatnya dinilai masyarakat tidak serius dan tidak menyeluruh memeriksa keadaan perusahaan itu. Padahal dalam pemberitaan beberapa media online yang ikut serta melakukan pemantauan saat kunjungan Bupati itu terdapat lubang bekas tambang yang kedalamannya sekira 150 meter.

Padahal untuk diketahui, hasil riset dari para ilmuan yang sempat di rilis oleh media Detik.COM, telah identifikasikan berbagai aktivitas manusia berskala besar yang dapat memicu gempa bumi. Termasuk di daerah yang tidak dilewati gunung berapi atau berbagai aktivitas seismik.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Seismological Research Letters mengidentifikasi 730 situs di mana aktivitas manusia menyebabkan gempa bumi selama 150 tahun terakhir.

  • Baca juga: KNPI Riau Tolak Wacana Polri Masuk Kementerian, Ini Alasannya

Aktivitas manusia bahkan telah menyebabkan gempa bumi dengan magnitudo sebesar 7,9. Nah, sama seperti gempa bumi yang disebabkan oleh alam, bencana yang disebabkan oleh manusia berpotensi berbahaya, bahkan mematikan.

Salah satu aktivitas manusia yang bisa menyebabkan gempa adalah kegiatan hasil dari pertambangan.

  • Baca juga: Soroti Akurasi Pemberitaan Media Nasional, Reputasi Besar Tak Menjamin Independensi

Ketika perusahaan tambang mengebor semakin dalam ke inti perut Bumi untuk mengekstraksi sumber daya alam, lubang yang ditinggalkan akan tidak stabil. Akibatnya keruntuhan bisa memicu gempa bumi.

Oleh karenanya, Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPUH) Kuantan Singingi mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menindak kasus penyebab gempa bumi yang diduga akibat aktifitas pertambangan yang dilakukan oleh PT MIA di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

  • Baca juga: IDI Kampar Peduli Pelosok Negeri: Kenyataan di Lapangan Panitia Tidak Sesuai Harapan


"Pak Presiden harus tau dan langsung turun tangan, seluruh masyarakat Kuansing menunggu langkah dari bapak Presiden. Sebab, fenomena langka ini  sangat membuat masyarakat Kuansing kususnya masyarakat area tambang sangat ketakutan," ujar kordinator AMPUH, Prigus Pendra di Teluk Kuantan, Sabtu (12/8/2023).

  • Baca juga: Pertemuan FPK-LK dan PT PSPI Distrik Lipat Kain Capai Titik Terang

Desakan ini ditujukan kepada Jokowi sebab hampir semua pejabat, baik gubernur, bupati, maupun kepala dinas terkait, menurut dia, seolah lepas tangan. AMPUH mengatakan, pemerintah daerah seolah tunduk pada perusahaan dan investor batu bara.

"Negara harus bertindak keras kepada pelaku tambang yang menyepelekan keselamat warga tempatan dalam membuat lobang tambang dengan dinamit, kami menuntut agar Izin Usaha Pertambangan PT MIA dicabut," ujar Prigus.

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Peduli Lingkungan, BEM UNIKS Bersih-Bersih Objek Wisata Air Terjun Batang Ogan

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 14:58 WIB
  • Sorotan

    Bentuk Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa dan Upgrading Pengurus, BEM UNIKS Laksanakan LDKM di Air Terjun Batang Ogan

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 14:39 WIB
  • Hukrim

    PUNGLI, Oknum Petugas Samsat Kuansing Terancam Dipecat

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 11:25 WIB
  • Peristiwa

    Wujud Peduli, Polres Dumai Gelar Donor Darah

    Jumat, 11 Agu 2023 | 19:56 WIB
  • Hukrim

    Yunimartati Menangkan Gugatan Pengelolaan Pasar Simpang Baru Panam 

    Jumat, 11 Agu 2023 | 07:44 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kepala Sekolah Apresiasi GRANAT dan BNN Pekanbaru, SMK IT AL HISA Tegaskan Komitmen Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba

    Jumat, 08 Mei 2026 - 15:10 WIB
  • #2

    GRANAT Gelar Penyuluhan Anti Narkotika di SMK AL-HISA, Tetap High Tanpa Narkoba

    Jumat, 08 Mei 2026 - 13:30 WIB
  • #3

    GRANAT Pekanbaru Hadiri Apel dan Ikrar Bersama di Lapas Gobah, Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan Handphone Ilegal

    Jumat, 08 Mei 2026 - 12:27 WIB
  • #4

    GRANAT Pekanbaru Ambil Peran dalam Bimtek P4GN, Ajak Perangi Narkotika

    Selasa, 12 Mei 2026 - 11:03 WIB
  • #5

    Polsek Pangean Tertibkan Aktivitas PETI, Satu Unit Rakit Dibakar di Lokasi

    Selasa, 19 Mei 2026 - 21:35 WIB

SOROTAN

  • Polsek Pangean Tertibkan Aktivitas PETI, Satu Unit Rakit Dibakar di Lokasi

    Polsek Pangean Tertibkan Aktivitas PETI, Satu Unit Rakit Dibakar di Lokasi

    Selasa, 19 Mei 2026 | 21:35 WIB
  • Gaji Tak Dibayar, 729 Pekerja Eks PT Torganda Mengadu dan Layangkan Somasi

    Gaji Tak Dibayar, 729 Pekerja Eks PT Torganda Mengadu dan Layangkan Somasi

    Kamis, 16 Apr 2026 | 10:59 WIB
  • Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan

    Gejolak Media di Kominfo Kampar, Verifikasi Manual dan Google Form Picu Kegaduhan

    Selasa, 17 Mar 2026 | 07:05 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Polsek Kampar Kiri Hilir Tangkap 6 Pelaku Penipuan Bermodus Jual Sepeda Listrik Setelah Tindak Lanjut Mendalam

    Senin, 16 Mar 2026 | 22:11 WIB
  • Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Polsek Kampar Kiri Tekan Penambangan Emas Tanpa Izin di Sungai Tesso

    Selasa, 10 Mar 2026 | 18:33 WIB
  • 4,12 Gram Shabu di Ungkap, Pengedar di Ciduk Polsek Kampar Kiri Hilir

    4,12 Gram Shabu di Ungkap, Pengedar di Ciduk Polsek Kampar Kiri Hilir

    Selasa, 03 Mar 2026 | 12:30 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com