https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Pemko Pekanbaru Raih Rekor MURI, 9.184 ASN Serentak Baca Surah Al-Mulk di Hari Jadi ke-242 •   Hasil SPMB SD Negeri Pekanbaru Diumumkan, Disdik Minta Wali Murid Daftar Ulang 6-7 Juli •   Di Rakernas APEKSI, Wako Pekanbaru Usulkan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut •   Wadah Kolaborasi, Komunitas DJ Riau Dibentuk untuk Berbagi Ilmu dan Inspirasi
Home › Peristiwa › PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi
Peristiwa
Kuansing

Lapor Pak Presiden

PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:41 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi

Kuansing, Tabloid Diksi - Gempa Bumi yang melanda Kuansing tepatnya di Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir pada beberapa waktu lalu, diduga diakibatkan oleh aktifitas penambangan batu bara oleh PT PT Manunggal Inti Artamas (MIA) di seputaran Desa Petai dan Desa Kebun Lado.

Bahkan baru-baru ini, Bupati Kuansing bersama pejabat terkait melakukan pengecekan ke perusahaan tersebut baru baru ini. Namun hasil pengecekan yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk negeri jalur ini terkesan anti klimaks alias tak membuahkan hasil.

  • Baca juga: Ukir Rekor Dunia, Festival Kue Talam Ketan Durian Satu Kilometer Ciptakan  Kebersamaan

Bupati dan pejabatnya dinilai masyarakat tidak serius dan tidak menyeluruh memeriksa keadaan perusahaan itu. Padahal dalam pemberitaan beberapa media online yang ikut serta melakukan pemantauan saat kunjungan Bupati itu terdapat lubang bekas tambang yang kedalamannya sekira 150 meter.

Padahal untuk diketahui, hasil riset dari para ilmuan yang sempat di rilis oleh media Detik.COM, telah identifikasikan berbagai aktivitas manusia berskala besar yang dapat memicu gempa bumi. Termasuk di daerah yang tidak dilewati gunung berapi atau berbagai aktivitas seismik.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Seismological Research Letters mengidentifikasi 730 situs di mana aktivitas manusia menyebabkan gempa bumi selama 150 tahun terakhir.

  • Baca juga: Turun Perdana Jalur Rajo Bujang Siap Meriahkan Pacu Jalur 2026 

Aktivitas manusia bahkan telah menyebabkan gempa bumi dengan magnitudo sebesar 7,9. Nah, sama seperti gempa bumi yang disebabkan oleh alam, bencana yang disebabkan oleh manusia berpotensi berbahaya, bahkan mematikan.

Salah satu aktivitas manusia yang bisa menyebabkan gempa adalah kegiatan hasil dari pertambangan.

  • Baca juga: Detik-Detik Belasan Gajah Liar Masuki Kebun Warga, Damkar dan BKSDA Bergerak Cepat

Ketika perusahaan tambang mengebor semakin dalam ke inti perut Bumi untuk mengekstraksi sumber daya alam, lubang yang ditinggalkan akan tidak stabil. Akibatnya keruntuhan bisa memicu gempa bumi.

Oleh karenanya, Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPUH) Kuantan Singingi mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menindak kasus penyebab gempa bumi yang diduga akibat aktifitas pertambangan yang dilakukan oleh PT MIA di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

  • Baca juga: BNN Pekanbaru dan GRANAT Gencarkan Perang Melawan Narkoba di SMA 4


"Pak Presiden harus tau dan langsung turun tangan, seluruh masyarakat Kuansing menunggu langkah dari bapak Presiden. Sebab, fenomena langka ini  sangat membuat masyarakat Kuansing kususnya masyarakat area tambang sangat ketakutan," ujar kordinator AMPUH, Prigus Pendra di Teluk Kuantan, Sabtu (12/8/2023).

  • Baca juga: GRANAT Gelar Penyuluhan Anti Narkotika di SMK AL-HISA, Tetap High Tanpa Narkoba

Desakan ini ditujukan kepada Jokowi sebab hampir semua pejabat, baik gubernur, bupati, maupun kepala dinas terkait, menurut dia, seolah lepas tangan. AMPUH mengatakan, pemerintah daerah seolah tunduk pada perusahaan dan investor batu bara.

"Negara harus bertindak keras kepada pelaku tambang yang menyepelekan keselamat warga tempatan dalam membuat lobang tambang dengan dinamit, kami menuntut agar Izin Usaha Pertambangan PT MIA dicabut," ujar Prigus.

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Peduli Lingkungan, BEM UNIKS Bersih-Bersih Objek Wisata Air Terjun Batang Ogan

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 14:58 WIB
  • Sorotan

    Bentuk Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa dan Upgrading Pengurus, BEM UNIKS Laksanakan LDKM di Air Terjun Batang Ogan

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 14:39 WIB
  • Hukrim

    PUNGLI, Oknum Petugas Samsat Kuansing Terancam Dipecat

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 11:25 WIB
  • Peristiwa

    Wujud Peduli, Polres Dumai Gelar Donor Darah

    Jumat, 11 Agu 2023 | 19:56 WIB
  • Hukrim

    Yunimartati Menangkan Gugatan Pengelolaan Pasar Simpang Baru Panam 

    Jumat, 11 Agu 2023 | 07:44 WIB

Terpopuler

  • #1

    PLN Minta Maaf, Sebut Gangguan Dipicu Longsor yang Robohkan Tiang Listrik

    Jumat, 26 Jun 2026 - 15:18 WIB
  • #2

    Aksi Tagih Utang Sambil Joget Hebohkan Pekanbaru, Rumah Keluarga Selebgram di Bukit Raya

    Rabu, 24 Jun 2026 - 20:03 WIB
  • #3

    Pekanbaru 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju

    Selasa, 23 Jun 2026 - 07:10 WIB
  • #4

    Dua Pekan Terakhir, Warga Kulim Resah Listrik Kerap Padam hingga Dua Kali Sehari

    Kamis, 25 Jun 2026 - 20:02 WIB
  • #5

    Wadah Kolaborasi, Komunitas DJ Riau Dibentuk untuk Berbagi Ilmu dan Inspirasi

    Rabu, 01 Jul 2026 - 18:59 WIB

SOROTAN

  • Tari Marantang Karya Epi Martison Pengurus IKKS Provinsi Riau, Ikut Meriahkan MTQ Provinsi Riau XLIV di Kuansing

    Tari Marantang Karya Epi Martison Pengurus IKKS Provinsi Riau, Ikut Meriahkan MTQ Provinsi Riau XLIV di Kuansing

    Jumat, 26 Jun 2026 | 15:55 WIB
  • Kegiatan Sosper dan SPPD Setwan DPRD Pekanbaru Anggaran 2025 Resmi Dilapor

    Kegiatan Sosper dan SPPD Setwan DPRD Pekanbaru Anggaran 2025 Resmi Dilapor

    Jumat, 26 Jun 2026 | 15:51 WIB
  • Dua Pekan Terakhir, Warga Kulim Resah Listrik Kerap Padam hingga Dua Kali Sehari

    Dua Pekan Terakhir, Warga Kulim Resah Listrik Kerap Padam hingga Dua Kali Sehari

    Kamis, 25 Jun 2026 | 20:02 WIB

HUKRIM

  • Niat Jahat Jadi Unsur Utama Korupsi, KPK Perkuat Tata Kelola Antikorupsi Korporasi

    Niat Jahat Jadi Unsur Utama Korupsi, KPK Perkuat Tata Kelola Antikorupsi Korporasi

    Rabu, 24 Jun 2026 | 18:39 WIB
  • Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Menkeu Purbaya Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu di Kasus Balpres

    Selasa, 23 Jun 2026 | 20:06 WIB
  • Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Penyidik JAM PIDSUS Nilai SS Pelaku Utama, Permohonan Justice Collaborator Ditolak

    Selasa, 23 Jun 2026 | 19:33 WIB
Bidnen SH
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com