https://tabloiddiksi.com

  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Hukum
  • Sorotan
  • Peristiwa
  • Pemerintah
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Siak
    • Kampar
    • Kuansing
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Rokan Hulu
    • Rokan Hilir
    • Dumai
    • Bengkalis
    • Kepulauan Meranti
    • Pelalawan
    • Kepulauan Riau
  • Parlementaria
  • Sport
  • Video TV
  • Artikel
  • TNI Polri
  • Lainnya
    • Politik
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekbis
    • Advertorial
    • Diksi E-Paper

Beranda

Terpopuler

Utama

Pilihan

Todays

•   Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan! •   KUNTU DARUSSALAM: Oknum Kepala Desa Diduga Terbitkan Surat Keterangan Tanah di Lahan Suaka Margasatwa Rimbang Baling •   Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa ! •   Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?
Home › Peristiwa › PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi
Peristiwa
Kuansing

Lapor Pak Presiden

PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi

Sabtu, 12 Agustus 2023 | 16:41 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
PT MIA Diduga Penyebab Gempa di Kuansing, AMPUH Surati Presiden Jokowi

Kuansing, Tabloid Diksi - Gempa Bumi yang melanda Kuansing tepatnya di Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir pada beberapa waktu lalu, diduga diakibatkan oleh aktifitas penambangan batu bara oleh PT PT Manunggal Inti Artamas (MIA) di seputaran Desa Petai dan Desa Kebun Lado.

Bahkan baru-baru ini, Bupati Kuansing bersama pejabat terkait melakukan pengecekan ke perusahaan tersebut baru baru ini. Namun hasil pengecekan yang dilakukan orang nomor satu di Kabupaten yang berjuluk negeri jalur ini terkesan anti klimaks alias tak membuahkan hasil.

  • Baca juga: Polsek Singingi Tanggapi Isu Puluhan Rakit PETI di Kebun Lado, Ternyata Hanya Dua Rakit Usang

Bupati dan pejabatnya dinilai masyarakat tidak serius dan tidak menyeluruh memeriksa keadaan perusahaan itu. Padahal dalam pemberitaan beberapa media online yang ikut serta melakukan pemantauan saat kunjungan Bupati itu terdapat lubang bekas tambang yang kedalamannya sekira 150 meter.

Padahal untuk diketahui, hasil riset dari para ilmuan yang sempat di rilis oleh media Detik.COM, telah identifikasikan berbagai aktivitas manusia berskala besar yang dapat memicu gempa bumi. Termasuk di daerah yang tidak dilewati gunung berapi atau berbagai aktivitas seismik.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Seismological Research Letters mengidentifikasi 730 situs di mana aktivitas manusia menyebabkan gempa bumi selama 150 tahun terakhir.

  • Baca juga: M. Thahir Terpilih sebagai Ketua PKC PMII Riau Periode 2025–2027

Aktivitas manusia bahkan telah menyebabkan gempa bumi dengan magnitudo sebesar 7,9. Nah, sama seperti gempa bumi yang disebabkan oleh alam, bencana yang disebabkan oleh manusia berpotensi berbahaya, bahkan mematikan.

Salah satu aktivitas manusia yang bisa menyebabkan gempa adalah kegiatan hasil dari pertambangan.

  • Baca juga: Heaven Two Pekanbaru Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi ke-68 Provinsi Riau

Ketika perusahaan tambang mengebor semakin dalam ke inti perut Bumi untuk mengekstraksi sumber daya alam, lubang yang ditinggalkan akan tidak stabil. Akibatnya keruntuhan bisa memicu gempa bumi.

Oleh karenanya, Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPUH) Kuantan Singingi mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menindak kasus penyebab gempa bumi yang diduga akibat aktifitas pertambangan yang dilakukan oleh PT MIA di Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

  • Baca juga: Wujudkan Lapas Bersih, Lapas Rumbai Razia Kamar Warga Binaan


"Pak Presiden harus tau dan langsung turun tangan, seluruh masyarakat Kuansing menunggu langkah dari bapak Presiden. Sebab, fenomena langka ini  sangat membuat masyarakat Kuansing kususnya masyarakat area tambang sangat ketakutan," ujar kordinator AMPUH, Prigus Pendra di Teluk Kuantan, Sabtu (12/8/2023).

  • Baca juga: Bersama Polri, Mandala Foundation Gaungkan Semangat Religi dan Ekologi di Jantung Riau

Desakan ini ditujukan kepada Jokowi sebab hampir semua pejabat, baik gubernur, bupati, maupun kepala dinas terkait, menurut dia, seolah lepas tangan. AMPUH mengatakan, pemerintah daerah seolah tunduk pada perusahaan dan investor batu bara.

"Negara harus bertindak keras kepada pelaku tambang yang menyepelekan keselamat warga tempatan dalam membuat lobang tambang dengan dinamit, kami menuntut agar Izin Usaha Pertambangan PT MIA dicabut," ujar Prigus.

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Peduli Lingkungan, BEM UNIKS Bersih-Bersih Objek Wisata Air Terjun Batang Ogan

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 14:58 WIB
  • Sorotan

    Bentuk Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa dan Upgrading Pengurus, BEM UNIKS Laksanakan LDKM di Air Terjun Batang Ogan

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 14:39 WIB
  • Hukrim

    PUNGLI, Oknum Petugas Samsat Kuansing Terancam Dipecat

    Sabtu, 12 Agu 2023 | 11:25 WIB
  • Peristiwa

    Wujud Peduli, Polres Dumai Gelar Donor Darah

    Jumat, 11 Agu 2023 | 19:56 WIB
  • Hukrim

    Yunimartati Menangkan Gugatan Pengelolaan Pasar Simpang Baru Panam 

    Jumat, 11 Agu 2023 | 07:44 WIB

Terpopuler

  • #1

    KUNTU DARUSSALAM: Oknum Kepala Desa Diduga Terbitkan Surat Keterangan Tanah di Lahan Suaka Margasatwa Rimbang Baling

    Minggu, 08 Feb 2026 - 14:24 WIB
  • #2

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 - 09:19 WIB
  • #3

    Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan!

    Selasa, 10 Feb 2026 - 22:27 WIB

SOROTAN

  • Kades dan Vendor

    Kades dan Vendor 'Main Mata', Inspektorat 'Bungkam' Korupsi Dana Digitalisasi Desa !

    Sabtu, 07 Feb 2026 | 09:19 WIB
  • Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Kawasan Hutan di Kampar Kiri: Pertarungan antara Kemakmuran dan Bisnis?

    Selasa, 03 Feb 2026 | 13:04 WIB
  • Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung

    Tanah Ulayat Kenegerian Lubuk Agung 'Dijual': Ada Apa Ninik Mamak dan Kepala Desa IV Koto Setingkai?

    Rabu, 28 Jan 2026 | 13:36 WIB

HUKRIM

  • Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan!

    Warga Suka Makmur Ditangkap Polsek Kampar Kiri, 4,35 Gram Sabu-sabu Ikut Diamankan!

    Selasa, 10 Feb 2026 | 22:27 WIB
  • Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP!

    Sabtu, 17 Jan 2026 | 14:22 WIB
  • Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Aktivitas PETI Masih Marak, Polres Kuansing Gagal Jaga Ekosistem Alam di Kuansing, Mahasiswa: “Kami Siapkan Laporan ke Propam”

    Kamis, 15 Jan 2026 | 01:07 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com