https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak •   Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar •   Jelang HUT ke-81 RI, Ditlantas Polda Riau Turun ke Jalan Kibarkan Semangat Nasionalisme •   SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit
Home › Peristiwa › Bukan Kali Pertama Kini 91 Pengungsi Rohingya Kabur, Membuat Masyarakat Resah Pemkot Terkesan Tutup Mata
Peristiwa
Pekanbaru

Presiden Harus Tau!!

Bukan Kali Pertama Kini 91 Pengungsi Rohingya Kabur, Membuat Masyarakat Resah Pemkot Terkesan Tutup Mata

Selasa, 09 Mei 2023 | 20:36 WIB,  
Penulis : TIM
Bukan Kali Pertama Kini 91 Pengungsi Rohingya Kabur, Membuat Masyarakat Resah Pemkot Terkesan Tutup Mata

Istimewa

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Geger Pengungsi Rohingya kabur dari penginapan. Tak main-main jumlahnya mencapai 91 orang dari 191 orang yang ditampung di Pekanbaru, Selasa (9/5).

Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru  Syoffaizal menyampaikan jika dari 190 pengungsi Rohingya, satu orang melahirkan. “Melahirkan di jalan, jadi 191 orang jadinya. Mereka yang datang sudah dibagi ke 8 community house, dan sudah diurus jauh-jauh hari," ucapnya dilansir dari pekanbaru.go.Id, Jumat (7/4).

    Baca juga:
  • Konflik Manusia dan Beruang Madu Kembali Terjadi, Tim BBKSDA Riau Pasang Kandang Jebak

  • Perbaikan Jalan Sontang-Duri Terus Dikebut, Truk CPO Diminta Tunda Melintas

  • Bangun Mental dan Integritas, Personel Polsek Batu Hampar Awali Tugas dengan Binrohtal

Terhadap pengungsi Rohingya tersebut, pihaknya juga turut melakukan pengawasan. Masing-masing tempat community house itu, ditempatkan personel TNI, Polri, IOM dan Kesbangpol.

"Kita tetap ada pengawasan, masing-masing tempat ada 4 personel yang terdiri dari TNI, polisi, rudenim (rumah detensi imigran) dan kesbangpol," terangnya, Jumat (7/4).

SANGAT DISESALKAN:

Kabar tentang kaburnya pengungsi tersebut diperoleh awak media dari keterangan masyarakat. Kemudian awak media melakukan konfirmasi terkait peristiwa ini kepada Kepala Badan Kesbangpol Pekanbaru  Syoffaizal dan mengarahkan kepada kepada Kabid Kewaspadaan Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Inang Tati Dewi untuk memperoleh keterangan pastinya.

“Sekarang ini kan belum pasti kabur betul, ya kan! dari IOM “International Organization for Migration” ada 91 orang. Tapi kita kan belum tau ni, mana tau dia kembali,” kata Inang agak terbata.

Saat ini masih belum dapat dipastikan terkait berapa pengungsi perempuan dan laki-laki yang kabur dari tempat penampungan.

Namun, dari tujuh tempat penitipan untuk 191 pengungsi tersebut diketahui penginapan terbanyak yang melarikan diri ada di penginapan Nevada.

Sangat disayangkan hal ini dapat terjadi pasalnya pengungsi yang sejatinya harus dijaga hak dan kelayakan hidupnya yang di inisiasi oleh pemerintah pekanbaru malah terkesan tak terurus karena banyak yang kabur.

Pengawasan terhadap pengungsi Rohingya sangat penting untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan mereka di dalam penampungan. Jika terdapat kelemahan dalam pengawasan yang mengakibatkan pengungsi Rohingya kabur, maka pihak yang bertanggung jawab perlu mengambil tindakan tegas untuk memperbaiki kelemahan tersebut dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Sebagai manusia, kita harus memperlakukan orang lain dengan cara yang sama seperti kita ingin diperlakukan. Setiap orang berhak untuk hidup dengan martabat dan hak-hak yang sama. Namun, di beberapa negara, pengungsi Rohingya mengalami penganiayaan dan tindakan diskriminasi, serta dilarang untuk hidup di negara mereka sendiri.

Oleh karena itu, negara-negara dan masyarakat internasional memiliki kewajiban moral dan hukum untuk memberikan perlindungan bagi orang-orang yang mengalami kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia. Mereka memiliki hak untuk mencari suaka dan mengungsi ke negara lain yang lebih aman.

BUKAN KALI PERTAMA

Dilansir dari pekanbaru.go.id pada Jumat 22 Juli 2022 tahun lalu, Total ada 79 orang pengungsi asal Rohingya yang melarikan diri dari tempat penampungan di Pekanbaru. Sementara yang tersisa  ada 35 orang lagi.

Kejadian itu persis sama dengan situasi baru-baru ini, tak tau penyebab pastinya namun dapat dikatakan Pemkot tidak siap dalam menjalankan visi kemanusiaan tersebut.

Terkait ini, awak media melakukan konfirmasi kepada Walikota Muflihun SSTP MAP dan Sekertaris Daerah Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution ST MT masih belum ditanggapi hingga berita ini ditayangkan. **

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

pengungsi Rohingyakaburpengawasankeamananhak asasi manusiaperlindunganPekanbaruBadan KesbangpolIOM
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Galakkan Program Bapak Asuh Stunting untuk Menekan Angka Prevalensi Tengkes

    Selasa, 09 Mei 2023 | 10:53 WIB
  • Peristiwa

    Tol Pekanbaru - Rengat Akan Segera Terealisasi

    Senin, 08 Mei 2023 | 21:59 WIB
  • Peristiwa

    Dishub Pekanbaru Minta Pengertian Masyarakat atas Padamnya Ribuan Lampu PJU

    Minggu, 07 Mei 2023 | 23:36 WIB
  • Nasional

    Kamsol, Pj Bupati Terbaik Kedua Indonesia: Masyarakat Kampar Dukung Kepemimpinannya yang Teruji

    Minggu, 07 Mei 2023 | 04:48 WIB
  • Daerah

    Dinsos Pekanbaru Mendaftarkan 12.088 Warga Kurang Mampu ke Program PBIJK Melalui DTKS

    Sabtu, 06 Mei 2023 | 18:31 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Pesta Narkoba di Kafe Wulan Kampar Jadi Sorotan, Penanganan BNNP Riau Dipertanyakan

    Rabu, 22 Jul 2026 - 13:41 WIB
  • #5

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #6

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #7

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #8

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #9

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB

HUKRIM

  • Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Kamis, 06 Agu 2026 | 19:02 WIB
  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
  • Kantin SMAN 9 Pekanbaru Ditutup Permanen, Kini Dikelola Koperasi Sekolah

    Kantin SMAN 9 Pekanbaru Ditutup Permanen, Kini Dikelola Koperasi Sekolah

    Rabu, 05 Agu 2026 | 22:45 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com