https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Plt Bupati Klaten Diperiksa KPK, Penyidik Dalami Barang Bukti Sitaan •   Bappebti Rilis Pemeringkatan Pialang Berjangka, Ini Daftar 12 Perusahaan Teratas •   Pemkab Kampar Harapkan Sinergi dengan Kepala OJK Riau yang Baru •   Menkum: Kebebasan Beribadah Merupakan Hak yang Wajib Dijamin Negara
Home › Sorotan › Isu Lingkungan Mendesak, Diduga PT SLS Langgar DAS Abaikan Hak Masyarakat
Sorotan
Pelalawan

Isu Lingkungan Mendesak, Diduga PT SLS Langgar DAS Abaikan Hak Masyarakat

Jumat, 07 April 2023 | 22:24 WIB,  
Penulis : TIM
Isu Lingkungan Mendesak, Diduga PT SLS Langgar DAS Abaikan Hak Masyarakat

Keterangan Foto: Areal DAS, dugaan sawit memasuki usia replanting

PELALAWAN, Tabloid Diksi - PT Sari Lembah Subur, perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Indonesia, tengah dalam sorotan publik karena dugaan pelanggaran pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS). Perusahaan tersebut diduga telah memperoleh sertifikasi keberlanjutan dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), namun jika terbukti bersalah, perusahaan tersebut dapat kehilangan sertifikat keberlanjutan dan dijatuhi sanksi pidana dan administratif.

Pengelolaan DAS menjadi sangat penting karena DAS merupakan sumber air yang penting bagi masyarakat sekitar dan keberlangsungan hidup flora dan fauna di sekitarnya. Oleh karena itu, RSPO dan SVLK sangat menjaga keberlanjutan dan kelestarian lingkungan dalam pengelolaan DAS. Namun, berdasarkan investigasi media, PT Sari Lembah Subur diduga melanggar aturan terkait pengelolaan DAS dengan menanamkan tanaman kelapa sawit di sekitarnya, sehingga mengakibatkan menipisnya wilayah pinggiran sungai.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Perusahaan yang ingin mempertahankan sertifikat keberlanjutan harus mematuhi aturan dan ketentuan pengelolaan DAS yang telah ditetapkan. RSPO dan SVLK memastikan bahwa perusahaan yang beroperasi harus mematuhi aturan dan ketentuan pengelolaan DAS yang telah ditetapkan. Jika terjadi pelanggaran, maka sanksi pidana dan administratif akan diberlakukan agar perusahaan tidak mengabaikan aspek lingkungan dalam operasionalnya.

Perlindungan DAS dan sertifikasi keberlanjutan seperti RSPO dan SVLK terkait pengelolaan DAS diatur oleh undang-undang dan peraturan yang berlaku di Indonesia. Namun, masih banyak perusahaan yang melanggar aturan tersebut demi keuntungan ekonomi yang lebih besar. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia harus lebih tegas dalam menegakkan aturan dan memberikan sanksi yang tegas bagi perusahaan yang melanggar aturan terkait pengelolaan DAS dan lingkungan.

Dalam konteks global, isu lingkungan semakin menjadi perhatian dunia karena dampaknya yang semakin terasa, seperti perubahan iklim, banjir, longsor, dan kekeringan. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kelapa sawit dan kayu harus berkomitmen untuk menjaga lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari pengelolaan sumber daya alam. Dalam hal ini, RSPO dan SVLK sebagai organisasi sertifikasi keberlanjutan harus lebih ketat dalam memastikan perusahaan mematuhi aturan pengelolaan DAS dan lingkungan.

Terkait informasi diatas, Humas PT SLS inisial SBU, menyebutkan, "DAS sungai tersebut dalam proses rehabilitasi oleh perusahaan, pohon sawitnya dimatikan dan ditanam pohon pohon. Ini kelihatan dalam foto yang dikirim". Kemudian PT. SLS bukan anggota RSPO dan juga bukan perusahaan kayu, jadi tidak punya SVLK. *

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

PelalawanSLS DAS diduga langgar lingkungan berita tabloid diksi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Pelanggaran Hukum: Anggota DPRD Siak Fraksi Golkar Diduga Terlibat Peron Sawit Ilegal di Lahan Konsesi

    Jumat, 07 Apr 2023 | 21:49 WIB
  • Sorotan

    Aneh!! Setelah Pemberitaan Perkebunan PT CAS Diduga Mulai Tanami DAS

    Kamis, 06 Apr 2023 | 17:00 WIB
  • Nasional

    Diduga Perkebunan PT Cakra Alam Ingkar Janji Tanam Pokok Kayu Sepanjang DAS

    Kamis, 06 Apr 2023 | 16:24 WIB
  • Nasional

    Sosialisasi Bahaya Karhutla Kepada Masyarakat Oleh Personil Polsubsektor Pelalawan

    Kamis, 06 Apr 2023 | 13:58 WIB
  • Ekonomi

    PT Musim Mas Berbagi Berkah di Safari Ramadhan 2023, Memberikan Bantuan Sembako dan Sajadah Masjid

    Rabu, 05 Apr 2023 | 18:48 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Tangis Ibu di Kampar Ungkap Kaki Anak Disulut Rokok, Ternyata Jadi Korban Sodomi

    Jumat, 06 Nov 2026 | 11:59 WIB
  • Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Simpan Sabu Siap Edar di Plafon Rumah, Pria di Kampar Diciduk Polisi Tanpa Perlawanan

    Jumat, 06 Nov 2026 | 09:20 WIB
  • Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Penggerebekan Bandar Narkoba di Kampar, Polisi Temukan 1,2 Kg Ganja Siap Edar

    Jumat, 06 Nov 2026 | 08:55 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Bappebti Rilis Pemeringkatan Pialang Berjangka, Ini Daftar 12 Perusahaan Teratas

    Bappebti Rilis Pemeringkatan Pialang Berjangka, Ini Daftar 12 Perusahaan Teratas

    Jumat, 06 Nov 2026 | 22:13 WIB
  • Bansos Digital Mulai Disiapkan, Pemprov Riau Genjot Registrasi Perlinsos

    Bansos Digital Mulai Disiapkan, Pemprov Riau Genjot Registrasi Perlinsos

    Jumat, 06 Nov 2026 | 19:20 WIB
  • Dorong Batik Mendunia, Kemendag Siapkan Akses Buyer di 33 Negara

    Dorong Batik Mendunia, Kemendag Siapkan Akses Buyer di 33 Negara

    Jumat, 06 Nov 2026 | 18:45 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com