Home › Parlementaria › Pemko Pekanbaru Rancang Alun-Alun Baru di Bekas Gedung MPP yang Terbakar, Konsep Harus Sesuai dengan Rencana Matang
Pemko Pekanbaru Rancang Alun-Alun Baru di Bekas Gedung MPP yang Terbakar, Konsep Harus Sesuai dengan Rencana Matang

Sigit Yuwono ST, foto: Internet
Pekanbaru, Tabloid Diksi - Setelah gedung MPP (Mal Pelayanan Publik) terbakar beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Pekanbaru (Pemko) berencana membangun alun-alun di bekas gedung tersebut. Alun-alun akan menjadi tempat yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat yang beragam, seperti halnya kota-kota lain di Indonesia.
Politisi senior DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono ST, mengapresiasi rencana Pj Wali Kota Pekanbaru Muflihun untuk membangun alun-alun di bekas gedung MPP. Namun, Sigit menyarankan agar Pemko membuat kajian secara matang mengenai konsep yang akan dibuat, termasuk pemilihan nama alun-alun yang sesuai dengan khasanah Melayu Kota Pekanbaru.
"Saya mendukung rencana ini, namun harus diperhitungkan dengan matang. Sebab, posisi eks gedung MPP itu di depannya sudah ada RTH (Ruang Terbuka Hijau). Makanya konsep alun-alun harus dibuat dengan benar," ujar Sigit, Selasa (4/4/2023).
Sigit juga menekankan pentingnya penataan yang baik pada alun-alun dan RTH yang sudah ada. Menurutnya, selama ini perecanaan awal yang dibuat oleh Pemko ataupun produk pemerintah sering tidak sesuai dengan yang terjadi di lapangan. Hal ini dapat dilihat dari tidak tertatanya dua RTH yang ada di Jalan Sudirman dan Jalan A Yani, yang masih dijadikan tempat berjualan oleh PKL yang tidak tertib.
"Kalau ditata dengan baik, tentu bagus. PKL boleh berjualan, tapi harus tertib, tidak mengganggu kepentingan yang lain. Tentunya ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Apalagi nanti sudah ada alun-alun," ungkapnya.
Dalam hal pemilihan nama alun-alun, Sigit menyarankan untuk tidak meniru nama alun-alun di kota lain dan memikirkan nama yang sesuai dengan khasanah Melayu Kota Pekanbaru.
"Intinya kita harapkan, jangan rencana ini nanti hanya menjadi mubazir saja," tandasnya.
Diharapkan dengan pembangunan alun-alun di bekas gedung MPP, dapat menjadi salah satu tempat yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kota Pekanbaru. Pemko Pekanbaru diharapkan dapat mengambil kajian yang matang dan melakukan penataan yang baik agar alun-alun dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Komentar Via Facebook :