Home › Peristiwa › Festival Subayang Dihentikan, Camat Sebut Banjir Bandang Cerminan Tahun 1978
Festival Subayang Dihentikan, Camat Sebut Banjir Bandang Cerminan Tahun 1978
Camat Kampar Kiri Hulu H Firdaus SPd bersama stakeholder, Sabtu (11/3)
Kampar, Tabloid Diksi- Festival Tahunan di Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu Terpaksa Dihentikan. Air sungai naik hingga 7 (tujuh) meter, Sabtu (11/3) pukul 12.00WIB.
Kepala Camat Kampar Kiri Hulu, H Firdaus SPd sigap ambil tindakan terkait besarnya debit air sungai Akibat kondisi alam.
- Baca juga:
"Mau tak mau terpaksa kita evakuasi pengunjung yang merayakan Festival Tahunan di pinggir Sungai Subayang ini," jelasnya.
Hal itu dilakukan karena pertimbangan akan adanya dampak berbahaya dan bisa memakan korban jiwa.

"Kejadian kali ini mencerminkan banjir bandang sekitar tahun 1978 lalu," ungkitnya.
Firdaus juga mengatakan kondisi saat ini sudah memasuki siaga satu.
"Sekarang kondisi air sudah mencapai ketinggian 7 meter diatas permukaan rata-rata air sungai pada saat pasang normal," sebut Camat saat pukul 12.00WIB, Sabtu (11/3).
Dikhawatirkan apabila kondisi seperti ini berlangsung satu atau dua hari ke depan, maka masyarakat akan mengalami rawan pangan.
"Kondisi seperti ini akan mengakibatkan lima belas Desa sulit mendapatkan pangan. Hal itu terjadi karena aktivitas masyarakat sini akan terbatas karena akses jalan darat menuju daerah ini terputus oleh banjir," terangnya.
Ia berharap semoga pemerintah yang berwenang dalam bidang tersebut bisa segera bertindak.
Sebagai informasi, Desa Gema merupakan salah satu dari 24 desa yang berada di wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu di Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Ben






Komentar Via Facebook :