Home › Peristiwa › Bersinergi Wujudkan Siak Hijau Dukung Program Pemda
Tanam Bibit Pohon
Bersinergi Wujudkan Siak Hijau Dukung Program Pemda
Penanaman Bibit Pohon Buah Matoa dan Ketapang, Selasa (7/2)
Siak, Tabloid Diksi - Penanaman 2000 bibit di sekitar jalan arah masuk pelabuhan Buton sampai ke dermaga di Siak, Selasa (7/2).
Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Buton bersama Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT Samudra Siak dan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II berkolaborasi menggelar kegiatan ini.
- Baca juga:
Hal ini sengaja dilakukan sebagai upaya pelestarian dan penghijauan lingkungan.
Bibit yang ditanam adalah jenis buah Matoa dan Ketapang dengan jumlah sekitar 2000 pohon bibit.
Ketua TKBM Pelabuhan Tanjung Buton, Ramli mengatakan kegiatan ini sejalan dengan program Siak Hijau. Hal ini biasa dilakukan setiap tahun untuk mendukung pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Selain pelestarian lingkungan, ini juga memperindah daerah pelabuhan. Diharapkan nanti investor yang datang juga tertarik berinvestasi di Tanjung Buton," ungkap Ramli, Selasa (7/2/2023).
Nantinya, harap Ramli, pelabuhan Tanjung Buton tetap asri dipandang serta generasi penerus dapat menikmati buah hasil dari tanaman pohon ini.
Tak sampai disitu, Koperasi TKBM bersama BUP PT Samudra Siak juga berencana akan mengecat jembatan dermaga atau talud pelabuhan, untuk mempercantik dan punya data tarik bagi pengunjung pelabuhan.
Sejalan dengan itu, Manajer Humas BUP PT Samudra Siak, Rolis juga mendukung penuh kegiatan penghijauan itu.
Menurut Rolis, upaya itu cukup penting untuk mewujudkan pelabuhan yang ramah lingkungan dan hal ini sepadan dengan program yang dicanangkan Dirjen Perhubungan Laut yakni program Eco Port.
"Kita ingin kawasan industri di Tanjung Buton ini tetap hijau. Karena dalam 1 ha terdapat tanaman pohon besar, bisa menghasilkan 0,6 ton oksigen, sirkulasi udara menjadi sehat. Untuk itu kita rutin lakukan ini tiap tahun," pungkasnya.
Kepala KSOP Kelas II Tanjung Buton diwakili Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal, Embing Sukarriya menyampaikan program ini merupakan bentuk realisasi Eco Port yang dari tempo hari sudah dicanangkan.
"Semoga program Eco Port bisa sukses berjalan dan pelabuhan Tanjung Buton jadi pihak pertama yang berhasil menerapkannya di Riau," harapnya. Ben





Komentar Via Facebook :